Pamit dari Surabaya, Kinerja Risma Tangani Corona Dipuji Gugus Tugas

Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini.
Sumber :
  • VoxPop/Nur Faishal

VoxPop – Peresmian Rumah Sakit (RS) Lapangan Provinsi Jawa Timur di Jalan Indrapura, Kota Surabaya berlangsung, Selasa malam 2 Juni 2020. Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19, Doni Monardo memimpin secara simbolis peresmian tersebut dengan memecah kendi di depan pintu masuk bangsal.

img_title Bertarung Pulihkan Pandemi, Jalan Terjal Pemerintah Indonesia Bangkit dari Belenggu COVID-19

Doni menyanjung langkah yang dilakukan oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya dalam menangani wabah COVID-19. Hal itu disampaikannya saat berkunjung ke Balai Kota Surabaya bersama Menteri Kesehatan Letjend TNI (pur) Dr. dr Terawan Agus Putranto.

Turut hadir dan mendampingi dalam peresmian RS Kapangan tersebut meliputi Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Dardak, Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Muhammad Fadil Pangdam V Brawijaya Mayjen TNI Widodo Iryansyah dan seluruh pejabat daerah setempat.

img_title COVID-19 di Jakarta Naik Lagi, Total Ada 365 Kasus

Baca juga: Viral, Video Risma Ngamuk Sebut Nama Puan Maharani dan Pramono Anung

Pada kesempatan itu, Doni Monardo mengatakan bahwa Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya sudah melakukan langkah-langkah yang sangat baik. Peningkatan kasus terkonfirmasi yang dialami Surabaya merupakan buah kerja keras dalam melakukan tracing dan pengambilan sampel di berbagai lingkungan masyarakat.

img_title Kasus COVID-19 di DKI Jakarta Naik Sejak November 2023

“Tentunya tak mudah untuk mendapatkan informasi daerah yang kawasannya banyak yang positif. Ini langkah yang strategis dan sangat cerdas,” ungkap Doni Monardo, Selasa 2 Juni 2020.

Sayangnya, pujian dari Ketua Gugus Tugas tersebut tak disaksikan langsung oleh Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini yang telah berpamitan meninggalkan jabatan yang telah 2 kali periode itu pada Minggu 31 Mei 2020 lalu.

“Untuk itu izinkan saya mengucapkan terima kasih kepada semua elemen yang bergotong royong bersama sama berjuang melawan Pandemi ini,” ujar Risma dalam pernyataan berpamitannya yang dilansir dalam keterangan tertulis di situs resmi humas Kota Surabaya.

Berdasarkan data pemerintah kota, sebanyak 226 kasus kematian akibat COVID-19 memiliki riwayat penyakit penyerta.

Sebelum momen pamitan tersebut, nama Risma sempat viral lantaran video yang beredar saat dirinya terlibat perdebatan dalam sambungan telepon terkait bantuan dua mobil PCR dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) untuk Surabaya justru diserobot Gugus Tugas COVID-19 Jawa Timur dan dialihkan ke daerah lain.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut