Heboh Bangunan SD di Garut Dijual Kepala Desa

Kuitansi diduga bukti penjualan gedung SD lama
Sumber :
  • VoxPopnews/Diki Hidayat

VoxPop – Sebuah akun media sosial Facebook, mengunggah foto sebuah bangunan Sekolah Dasar Negeri (SDN) Jayamukti 3 di Desa Jayamukti, Kecamatan Cihurip, Kabupaten Garut Jawa Barat dijual. Dalam akun tersebut juga diunggah foto kuitansi pembelian bangunan SD senilai Rp80 juta, nama pembeli dan tanda tangan serta cap atas nama kepala desa (kades) Jayamukti.

img_title Fadli Zon Pastikan Bangunan Baru di Kompleks Istana Kepresidenan Tak Langgar Aturan

Wakil Bupati Garut Helmi Budiman mengatakan bahwa pihaknya belum mengetahui perihal penjualan gedung SD tersebut. Namun diakuinya bangunan sekolah dipindahkan karena memang ada hasil rekomendasi dari Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) bahwa bangunan itu berada di tanah yang rawan longsor.

"Sekolahnya dipindahkan ke lokasi baru yang lebih aman karena di sana rawan longsor tapi bangunan sekolah tidak untuk dijual, " ujar Helmi pada Rabu 1 Juli 2020.

img_title Wamendagri Bima Tegaskan Kolaborasi Desa dan Kampus Perkuat Kapasitas Kepala Desa

Berdasarkan infomasi bahwa Bangunan SDN Jayamukti 3 sudah tidak dipergunakan karena khawatir terjadi longsor yang menimpanya. Namun bangunan tersebut masih berstatus aset milik pemerintah Kabupaten Garut sehingga tidak bisa diperjualbelikan.

"Kalaupun bisa, harus menempuh prosedur yang benar," ungkap Helmi.

img_title MK: Syarat Minimal Usia Calon Kepala Desa Tetap 25 Tahun

Lanjut Helmi jika bangunan SDN Jatimukti 3 tiba-tiba dijual tanpa pemberitahuan kepada pihak Pemerintah Kabupaten Garut. Oleh karena itu terduga pelaku epala desa yang menjual bisa dikenakan pidana.

"Ini akan kami selesaikan, kondisi sekolah harus utuh karena katanya sudah mulai dilakukan pembongkaran," kata dia.
 

Baca juga: Pasar Tradisional Aman Dikunjungi Asalkan Patuhi Protokol Berikut

Petugas Imigrasi Jakarta Utara mendapati 10 Warga China yang bekerja sebagai buruh bangunan di kawasan Pluit

10 WNA Asal China Kedapatan Jadi Buruh Bangunan di Pluit, Langsung Dideportasi

Imigrasi menangkap 10 WNA asal China yang bekerja sebagai buruh bangunan di sebuah proyek pembangunan di lingkungan Perumahan Pluit Karang Sari, Jakut.

img_title
VoxPop.co.id
25 Juli 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut