Pengacara Tersangka Emirsyah Satar Jadi Panelis Capim KPK Diprotes
- VoxPop.co.id/Agus Rahmat
Hendardi meminta setiap pihak tidak mudah mengaitkan keputusan Pansel dengan hal lain. Menurutnya, sulit bagi Pansel untuk bekerja jika selalu dikait-kaitkan. “Kami harus ambil malaikat kalau semua tidak boleh ini, tidak boleh itu," ujarnya.
Dalam kesempatan itu, Ketua Pansel Capim KPK Yenti Ganarsih menyatakan kedua nama dipilih melalui rapat yang intensif. Pansel menilai dua nama tersebut mampu mewakili masyarakat mengenai figur Komisioner KPK di masa mendatang.
"Satu perwakilan dari akademisi, satu lagi perwakilan sosiolog, dan itu sering berhubungan dengan korupsi, namanya juga sosiolog. Itu kami anggap mewakili semua elemen yang sanggup menanyakan apa yang diharapkan masyarakat terhadap figur calon-calon komisioner yang akan datang," ujarnya.
