Raja Malaysia Tunjuk Muhyiddin Yassin Sebagai Perdana Menteri Baru

Muhyiddin Yassin
Sumber :
  • Ist

VoxPopnews - Raja Malaysia Yang di-Pertuan Agong Al-Sultan Abdullah Ri'ayatuddin Al-Mustafa Billah Shah memilih Presiden Partai Pribumi Bersatu Malaysia (Bersatu), Muhyiddin Yassin, sebagai Perdana Menteri baru menggantikan Mahathir Mohamad. Muhyiddin yang mendapat dukungan dari partai-partai oposisi akan dilantik pada hari Minggu, 1 Maret 2020.

img_title Kasus Kopilot Selundupkan Ekstasi ke Indonesia Dibahas dalam Rapat Kabinet Malaysia

Dilansir dari laman thestar.com, Sabtu, 29 Februari 2020, disebutkan bahwa keputusan itu diambil setelah Raja bertemu dengan anggota parlemen (Dewan Rakyat) dan pemimpin partai.

Muhyiddin didukung oleh koalisi Barisan Nasional yang terdiri dari UMNO (Organisasi Nasional Melayu Bersatu), Malaysia Chinese Association dan MIC, serta Partai Islam se-Malaysia (PAS). Koalisi tersebut juga pendukung dari mantan Perdana Menteri Najib Razak.

img_title Alasan Thailand Belum Pasti Lolos ke Semifinal Piala AFF 2026 meski Sukses Gilas Filipina 1-0

Muhyiddin yang lahir di Johor di semenanjung selatan Malaysia merupakan lulusan Universitas Malaya. Dia naik melalui jajaran Organisasi Nasional Melayu Bersatu (UMNO), dan menjabat enam tahun sebagai wakil perdana menteri di bawah Najib.

Pada 2015, Muhyiddin diberhentikan dari jabatannya dan dikeluarkan dari partai lantaran mengkritik kasus korupsi yang melibatkan Najib. Pada 2016, ia dan Mahathir membentuk Partai Bersatu, dan ia diangkat menjadi Menteri Dalam Negeri di pemerintahan koalisi Pakatan Harapan setelah memenangkan pemilu pada 2018.

img_title Timnas Indonesia Kena 'Roasting' Suporter Malaysia Usai Digebuk Vietnam di Piala AFF 2026
Timnas Malaysia

Timnas Malaysia Dihantam Kabar Buruk Jelang Laga Penentuan Piala AFF 2026

Timnas Malaysia mendapat pukulan telak jelang menjalani laga penentuan melawan Filipina pada pertandingan terakhir Grup B Piala AFF 2026. Harimau Malaya dipastikan tidak

img_title
VoxPop.co.id
5 Agustus 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut