Kabar Gembira, Gugus Tugas Covid-19 Jabar Klaim Tak Ada Klaster Baru

VoxPop – Sekretaris Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan Covid-19 Jawa Barat, Berli Hamdani, menyatakan penularan imported case sudah dapat dikendalikan. Bahkan, dengan pemberlakuan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), tidak ada penambahan klaster penularan.

img_title Irjen Pipit Bentuk Tim Gabungan Ungkap Kematian Satpam di Waduk Jatiluhur

Tercatat klaster penularan virus corona di Jawa Barat yakni seminar ekonomi syariah di Bogor, acara keagamaan Kristiani di Bogor, Musda Hipmi Karawang, kawasan industri yang menyebabkan salah seorang karyawannya asal Pangulah Cikampek meninggal dan klaster yang menyebabkan seorang sopir travel asal Jayakerta meninggal dunia.

"Di dalam klaster, sampai saat ini alhamdulilah tidak ditemukan klaster baru. Yang ada itu adalah penularan lokal kemudian klaster yang ada, ada lima klaster," ujar Berli, Selasa 12 Mei 2020.

img_title Penjualan Semester I-2026 Naik 5,6 Persen, SIG Bidik Perluasan Pasar di Jawa Barat

Lanjut Berli, pemetaan penularan dengan tes cepat atau rapid test gencar dilaksanakan. Bahkan, pada masa PSBB level provinsi, Tim Gugus Tugas gencar menyasar pasar-pasar tradisional untuk tes massal.

"Semuanya sudah kita identifikasi, semua kontak sudah tracing, sudah kita periksa dan hasilnya posisi saat ini rapid test sudah 105 ribu lebih dengan 288 reaktif," ujarnya.

img_title Pertama Kali Sejak Pandemo Covid-19, China Gagal Capai Target Pertumbuhan Ekonomi
Bupati Purwakarta, Saepul Bahri Binzein atau Om Zein bertemu Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi

Janjikan Hadiah, Dedi Mulyadi Minta Warga Lapor hingga Viralkan Peredaran Tramadol di Jabar

Dedi Mulyadi mengajak warga melaporkan temuan tersebut kepada aparat berwenang maupun melalui unggahan di media sosial. Ia menegaskan masyarakat yang aktif

img_title
VoxPop.co.id
3 Agustus 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut