Penumpukan di Bandara Soetta, Bupati Tangerang Kritik Kebijakan Pusat

VoxPop – Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar menyikapi adanya kelonggaran yang diberikan Pemerintah Pusat pada aturan transportasi umum di masa pandemi virus corona atau Covid-19.

img_title Tarif Transjakarta Rute Blok M-Bandara Soetta Naik Jadi Rp 15 Ribu, Berlaku Mulai 1 September

Terlebih, baru-baru ini terjadi penumpukan di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, akibat relaksasi dari aturan angkutan umum.

Zaki mengatakan, pihaknya ingin bila keputusan dari pemerintah pusat itu bisa berjalan secara konsisten, agar penerapan PSBB ini sejalan dengan nafas yang ada di daerah.

img_title Pilot Malaysia Pembawa 70 Ribu Butir Ekstasi ke Indonesia Ternyata Positif Sabu, Ekstasi hingga Kokain

"Kami ingin aturan yang dibuat Pemerintah Pusat itu sejalan dengan kami yang di daerah. Seperti, yang terjadi di Bandara Soekarno-Hatta. Yang mana diketahui, bandara itu merupakan bagian dari wilayah Kabupaten Tangerang, kemudian telah terjadi penumpukan penumpang dan itu dikhawatirkan terjadi kontak penularan di sana," katanya, Jumat 15 Mei 2020.

Bahkan Zaki meminta, mengenai aturan transportasi umum dan sebagainya, kalau bisa sebelum diputuskan lebih baik dikonsultasikan dulu ke daerah-daerah. Karena apabila bandara saja sudah hampir seperti itu, tidak menutup kemungkinan terjadi juga di terminal, maupun di transportasi umum lainnya.

img_title Pertama Kali Sejak Pandemo Covid-19, China Gagal Capai Target Pertumbuhan Ekonomi

"Kami minta konsultasi dulu dengan kami (Pemerintah Daerah), karena kalau sudah kejadian seperti di bandara, kami khawatir terjadi kontak," ujarnya.

Sebelumnya, pada Kamis, 4 Mei 2020 terjadi penumpukan hingga antrean panjang di Termina 2, Bandara Soetta, Tangerang. Hal itu karena adanya belasan jadwal penerbangan keberangkatan secara bersamaan.

Adanya hal itu, PT Angkasa Pura II juga telah melakukan aturan pembatasan slot penerbangan domestik di Terminal 2.

Tersangka MSBO, seorang pilot WNA yang ditangkap atas dugaan menjadi kurir ekstasi 25 kilogram menuju Indonesia

Malaysia Buka Suara soal Pilot Diduga Selundupkan 25 Kg Narkoba ke Indonesia, Regulasi Penerbangan Diselidiki

Otoritas Malaysia menyelidiki aspek regulasi usai pilotnya ditangkap di Indonesia karena diduga menyelundupkan 25 kg ekstasi melalui Bandara Soekarno-Hatta.

img_title
VoxPop.co.id
1 Agustus 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut