Temuan Bendera Merah Putih Berlogo Palu Arit di Unhas Resmi Dilaporkan

VoxPop – Brigade Muslim Indonesia (BMI) Sulawesi Selatan secara resmi memasukkan laporan ke Kepolisian Sektor (Polsek) Tamalanrea perihal temuan bendera merah putih berlogo palu arit di Universitas Hasanuddin (Unhas) Makassar, Sulawesi Selatan.

img_title Rumah Lokasi Pengibaran Merah Putih Pertama di Gorontalo Dibongkar

“Pihak Unhas terkesan tidak serius menindaklanjuti persoalan ini, padahal ini masalah yang serius, karena sebagai bentuk penghinaan kepada simbol negara kita, Indonesia,” kata Ketua BMI Sulawesi Selatan, Muhammad Zulkifli, Rabu, 27 Mei 2020.

Dalam laporannya, Zulkifli mengaku menerima informasi dari pihak kampus Unhas terkait keberadaan bendera merah putih yang dicat bergambar palu arit di tengahnya dan terpasang di Fakultas Sosial Politik Unhas pada pukul 16.00 WITA, Sabtu, 11 April 2020.

img_title Indonesia Resmi Jadi Tuan Rumah Kejuaraan Dunia Sepak Takraw 2027, Makassar Siap Sambut 30 Negara

Zulkifli sangat berharap kepolisian menindaklanjuti laporan tersebut, mengusut dan menangkap para pelaku.

“Pelaku harus ditangkap dan diproses. Pihak Kampus Unhas Makassar pun harus memberikan sanksi dan hukuman apabila memang ada orang dalam terlibat, baik mahasiswa atau pun yang lainnya,” tegas Zulkifli.

img_title Seleksi Paskibraka Pemprov Sulsel Viral, Muncul Dugaan Rasisme dan Diskriminasi

Kepala Bidang Humas Polda Sulsel, Kombes Pol Ibrahim Tompo, memastikan laporan dari kasus tersebut akan ditindaklanjuti. “(Kasusnya) dilimpahkan ke Polrestabes (Makassar),” ujarnya singkat.

Sebelumnya, Wali Rektor III Unhas Makassar, Profesor Arsunan Arsin, membenarkan soal insiden bendera merah putih bergambar palu arit itu. Dia menyebut, bendera itu ditemukan saat agenda patroli rutin  satpam ke semua fakultas, dan didapati kain yang menyerupai bendera merah putih yang di tengahnya terdapat logo palu arit.

Ketua Umum DPP Asprindo, Jose Rizal

Optimalkan Potensi Ekonomi Daerah Bagi Pengusaha Lokal, Asprindo Rombak Pengurus DPW Sulsel

Jose menegaskan bahwa kini sudah saatnya para pengusaha Asprindo turun ke sawah, ke laut, hingga ke pabrik, demi menjemput berbagai peluang kolaborasi dengan pemerintah.

img_title
VoxPop.co.id
21 Juli 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut