Polres Ogan Komering Ilir Perketat Keamanan usai Penyerangan Brutal

Suasana penjagaan di Mapolres Ogan Komering Ilir, Sumatera Selatan
Sumber :
  • tvOne

VoxPop – Pihak kepolisian dari Polres Ogan Komering Ilir (OKI), Sumatera Selatan memperketat keamanan usai penyerangan brutal yang dilakukan oleh salah seorang warga. Meskipun, pelaku diketahui tewas ketika dibawa ke rumah sakit.

img_title Anggota DPR Muslim AS Diserang-Disemprot Cairan di Minneapolis, Pelaku Dibekuk

Penjagaan Mapolres diperketat dengan menugaskan petugas bersenjata lengkap. Mulai dari buka tutup pagar Mapolres hingga pemeriksaan setiap tamu yang datang agar tidak kecolongan lagi membawa senjata tajam, maupun senjata lainnya.

Perwira Pengawas I, Ipda Ahmad Yuriko menuturkan bahwa anggota meningkatkan kewaspadaan dan pemeriksaan terhadap orang masuk ke Mapolres sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP).

img_title Wagub Kalbar Geram WNA China Serang TNI, Instruksikan Disnaker Selidiki TKA China di Ketapang

"Malam ini anggota meningkatkan kewaspadaan terhadap orang yang masuk, kalau piket tetap sesuai aturan. Kalau ada mobil datang dilakukan pemeriksaan," kata Ahmad Minggu Malam, 28 Juni 2020.

Dia menjelaskan, petugas berjaga sesuai SOP sesuai protokol keamanan yang berlaku. Dia mengatakan petugas akan meningkatkan kewaspadaan. 

img_title Kronologi WN China Serang Anggota TNI Pakai Parang hingga Airsoft Gun di Ketapang: Berawal Drone di Area Latihan Militer

"Agar kejadian kemarin jangan sampai terulang lagi," imbuh dia.

Dengan diperketatnya penjagaan di Mapolres OKI ini diharapkan situasi dan kondisi di wilayah Mapolres OKI tetap aman dan kondusif.

Sebelumnya diberitakan, Penyerangan yang dilakukan Indra Oktomi (35 tahun) terhadap anggota polisi di Polres Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Sumatera Selatan, berakhir dengan kematian pelaku.

Warga Desa Mangunjaya Kecamatan SP Padang OKI ini terpaksa dilumpuhkan polisi karena nekat hendak menyerang petugas di Markas Polres OKI Minggu dini hari, 28 Juni 2020, sekitar pukul 02.15 WIB.

Kapolres OKI, AKBP Alamsyah Pelupessy menuturkan, motif sementara dugaan pelaku ini melakukan aksinya diduga karena depresi. Hal ini berdasarkan informasi yang diperoleh dari pihak keluarga pelaku.

"Pelaku ini baru keluar dari penjara lantaran terlibat kasus penganiayaan. Untuk sementara ini diperkirakan pelaku sedang mengalami depresi," katanya.

Laporan: Syamsul Rizal/tvOne

Lokasi kejadian terjadinya kericuhan antara terduga pelaku bandar narkoba dan anggota Polres Katingan

Bandar Narkoba Pembunuh 3 Anggota Polri Akhirnya Ditangkap, 3 Orang Lainnya Jadi Tersangka

Tiga dari lima orang yang melakukan penyerangan hingga membuat tewasnya tiga anggota Polri saat operasi pemberantasan narkoba di Kalteng, ditetapkan jadi tersangka.

img_title
VoxPop.co.id
9 Juli 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut