Korban Banjir Masamba: Rumah Ibu di Bawah Sungai Ini

Hamluddin duduk di lokasi yang dulu rumah ibunya, yang kini tertimbun air dan tanah
Sumber :
  • Instagram

"Saya tatap air sungai keruh mengalir deras, di bawahnya ada rumah ibu dan dua orang kakak. Tergambar wajah ibu (Mihada, 1949-2018), kami memanggilnya mama, guratan wajah oval dan rambutnya yang memutih," katanya tak mampu menahan air mata.

img_title 4 Polisi Pukuli Tahanan hingga Babak Belur, Kanit Reskrim Dicopot

Terngiang baginya, saat mereka berkumpul dan menikmati suasana kampung yang begitu sejuk. Masjid yang jika Ramadan tiba, tidak sepi dengan suara Alquran yang selalu dilantunkan. Hamluddin menjadi teringat saat dulu, sebelum rumah dan masjid itu tertimbun.

"Di bawah tanah tempat saya duduk, di situlah terpendam berjuta kenangan masa silam. Rumah ibu telah terkubur, tempat kami bercengkrama, rumah tempat kami melepas penat dan lelah dari kerasnya kehidupan ibu kota," katanya.

img_title Buronan Ditembak, Kasat Reskrim Polres Luwu Utara Dimutasi

Di kawasan itu juga, ada Pesantren Al Fatah yang satu lokasi dengan rumah ibunya dan kedua kakaknya. Pesantren ini termasuk yang tidak tersisa sama sekali tersapu banjir bandang.

"Tadinya Pesantren Al Fatah masih lahan orangtua. Awalnya wakaf kakak, sebelumnya ibu wakaf masjid, (sekarang) habis semua. Di belakang ada SD Negeri 147 Indokoro, juga habis," katanya.

img_title Dua Orang Hilang dalam Insiden Perahu Terbalik di Luwu Utara

Ia menceritakan, sebanyak 200 santri Al Fatah berhasil selamat dan diungsikan. Tapi salah satu ustadnya, yakni Ustad Anas, tidak bisa tertolong setelah terseret arus banjir bandang. "Ditemukan di hari ketujuh. Posisi ditemukan sekitar 3 km dari lokasi pesantren," katanya.

Saat ini, Udin mengatakan hanya bisa bersih-bersih lumpur di rumah kakaknya yang lain. Hujan masih terus turun setiap malamnya. Banyak juga warga yang tidak berani kembali. Ia mengatakan, hingga kini bantuan pemerintah belum maksimal. (ren)

Presiden RI Prabowo memberikan rehabilitasi ke dua guru Luwu Utara

Prabowo Beri Rehabilitasi 2 Guru Asal Luwu Utara yang Dipecat Usai Bantu Honorer

Presiden RI Prabowo Subianto memberi rehabilitasi ke dua guru asal Kabupaten Luwu Utara, Sulawesi Selatan, Abdul Muis dan Rasnal yang dipecat usai membantu gaji honorer.

img_title
VoxPop.co.id
13 November 2025
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut