Senyum Penyandang Disabilitas NTB di Tengah Pandemi COVID-19
- Istimewa
Saat ini, kata Asim, PPDI NTB masih meminjam kantor oleh Dinas Sosial Kabupaten Lombok Barat. Asim menuturkan, Kapolda NTB Irjen Mohammad Iqbal juga memberikan laptop, printer serta meja kerja.
"Kami ini enggak menyangka seorang kapolda mau berkunjung tempat kami. Banyak yang disampaikan arahan, motivasi kepada kami. Kami pun begitu, itulah yang kami harapkan. Bapak kapolda kami anggap bapak bagi kami, kita semua, mau mendatangi anaknya itu loh, itu jadi kebanggaan bagi kami," ungkap Asim.
![]()
Sementara itu, Irjen Iqbal mengaku terkejut dengan semangat para disabilitas yang tergabung di PPDI NTB. Di masa pandemi ini, para penyandang disabilitas terus bekerja. Irjen Iqbal menyebut, berdasarkan informasi PPDI yang bersumber dari data Dinas Sosial NTB tahun 2018, ada sebanyak 23 ribu penyandang disabilitas.
"Saya terkejut mendengar mereka bekerja semua. Tidak ada yang berpangku tangan, mereka ada yang PNS, pegawai swasta. Dari 23 penyandang disabilitas di NTB, mayoritas bekerja semua," kata Iqbal.
Iqbal mengaku kagum dengan kegigihan para penyandang disabilitas di NTB. Irjen Iqbal mengatakan, tak sedikit pihak yang memarginalkan penyandang disabilitas, namun stigma itu tak menyurutkan semangat para penyandang disabilitas berkarya.
"Mereka terharu (dikunjungi), terus juga semangat karena tidak sedikit orang-orang yang 'memarginalkan' mereka, tapi dengan itu juga menyulut semangat mereka untuk terus berkarya. Mereka kan punya kendaraan khusus misalnya sepeda motor roda tiga, kami sudah bantu untuk semuanya harus punya SIM khusus," kata Iqbal. (art)
