59 Negara Larang WNI Masuk, Airlangga: Ada Jalur Khusus

Menko Perekonomian Airlangga Hartarto (tengah)
Sumber :
  • ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A

VoxPop – Beredar kabar bahwa 59 negara telah melarang WNI untuk masuk negaranya. Hal itu dianggap seiring dengan lonjakan kasus COVID-19 di Indonesia yang terus meninggi per harinya.

img_title Airlangga Prediksi Ekonomi Indonesia Tumbuh 5,2-5,4 Persen di Kuartal II 2026, Bantah Ada Perlambatan

Pemerintah mengklaim bahwa negara-negara di dunia masih membuka pintunya untuk Warga Negara Indonesia (WNI) yang ingin datang ke negaranya. Namun, pintu itu terbuka hanya untuk satu jalur khusus.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartato, mengatakan pintu yang dibuka oleh pemerintahan berbagai negara saat ini untuk WNI adalah melalui jalur yang dikenal dengan istilah travel corridor.

img_title Airlangga Buka Suara soal Pengunduran Diri Perry Warjiyo, Minta Publik Percaya pada Institusi BI

Ketua Komite Penanganan COVID-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional itu menyatakan travel corridor atau essential travel merupakan skema perjalanan yang diberikan secara khusus untuk kepentingan mendesak.

"Yang dibuka travel corridor atau essensial travel, jadi travel yang memang penting. Oleh karena itu travel corridor diperjanjikan antardua negara," kata Airlangga secara virtual, Minggu 13 September 2020.

img_title Airlangga Usulkan Sawit Bebas Tarif 10 Persen AS, Sejumlah Komoditas Ekspor RI Masih Menunggu Keputusan USTR

Baca juga: PSBB Ketat Jakarta Berlaku 14 September, Ojol Boleh Bawa Penumpang

Travel corridor pun ditegaskannya merupakan kesepakatan bilateral, sehingga ketika satu negara melarang WNI masuk, maka warga dari negara yang menutup itu juga tidak boleh masuk ke Indonesia.

"Kalau sana buka, kita buka, di sana tutup, kita tutup. Tapi kalau travel essensial terkait tugas pemerintah dan mereka yang sudah punya KITAS (Kartu Izin Tinggal Terbatas) dan lain-lain tetap jalan," ucap Airlangga.

Adapun untuk yang bertujuan melakukan perjalanan wisata atau travel tourism, dipastikannya memang dilarang semua negara hingga saat ini. Bukan hanya 59 negara, tapi termasuk Indonesia juga melarang. (ren)

Menko Perekonomian, Airlangga Hartarto

Harga Pertalite Dipastikan Tetap hingga Akhir 2026, Airlangga Beberkan Strategi Pemerintah Jaga Daya Beli

Pemerintah memastikan harga Pertalite tidak naik hingga akhir 2026. Airlangga menyebut APBN menjadi penyangga lonjakan harga minyak dan menjaga daya beli.

img_title
VoxPop.co.id
6 Agustus 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut