Bukan hanya Syekh Ali Jaber, Ini Daftar Ulama yang Alami Kekerasan
- masukisalam.com
3. Ustaz Prawoto
Beliau adalah komandan Brigade Persatuan Islam (Persis). Peristiwa terjadi pada 1 Februari 2018, hingga menyebabkan Ustaz Prawoto meninggal dunia. Pelakunya adalah tetangga almarhum, Asep Maftuh.
Pada saat itu, Asep menggunakan pipa besi memukul-mukul tembok rumah milik Ustaz Prawoto. Karena merasa terganggu dengan aksi Asep yang rumahnya hanya beberapa langkah saja, ia kemudian menegur. Tapi bukannya menghentikan aksinya, Asep malah memukuli Prawoto.
Dianiaya seperti itu, Ustaz Prawoto berlari ke arah sebuah warung. Tapi di sana, pelaku sempat memukul korban beberapa kali hingga mengalami luka. Peristiwa itu terjadi di Blok Kasur RT 01/17, Kelurahan Cigondewah Kidul, Kecamatan Bandung Kulon, Kota Bandung, Jawa Barat.
Karena mengalami luka, Ustaz Prawoto dilarikan ke rumah sakit. Tapi sore harinya, ustaz tersebut dinyatakan meninggal dunia. Asep diciduk dan diadili, hingga divonis 7 tahun penjara oleh majelis hakim.
4. Ustaz Anto
Ia adalah seorang pengajar madrasah di Kota Medan, Sumatera Utara. Nama lengkapnya adalah Nursarianto. Tindakan kekerasan yang dialaminya ini baru diketahui setelah videonya viral di media sosial.
Penganiayaan terhadap dirinya, berlangsung secara spontan. Peristiwa terjadi pada Februari 2019. Saat itu, ia hendak kembali ke rumahnya karena ada berkas yang tertinggal dan harus ia bawa karena akan rapat dengan guru-guru yang lainnya.
Ustaz Anto melewati Jalan Pukat 1 - Jalan Mandailing. Di sana ia melihat, banyak siswa madrasah yang berlarian. Ternyata mereka dikejar anjing, yang dimiliki oleh salah seorang warga. Melihat itu, ia lantas memprotes ke warga tersebut karena menurutnya, harusnya anjing-anjing itu tidak dilepas bebas sehingga mengejar dan menggigit orang lain.
Sayangnya, teguran Ustaz Anto itu dibalas dengan kemarahan oleh pemiliknya, yang menurut pengakuan Anto adalah perempuan dan atlet. Ia menerima pukulan dan kekerasan lainnya. Warga yang tahu, melerai dan meminta Ustaz Anto mundur saja ke tempat lain. Sementara motornya akan dibawa oleh warga.
Namun pemilik itu kembali menghampirinya bersama orangtuanya. Terjadi cekcok hingga ia dipukul dan pelipis matanya mengucurkan darah. Ustaz Anto melaporkan ke kepolisian terkait kekerasan yang dia terima tersebut. (ase)
