Jenderal Sutarman, Kapolri yang Diangkat SBY dan Dicopot Jokowi
- Istimewa
Dibesarkan dari keluarga petani yang sangat sederhana. Sang ayah bernama Pawiro Miharjo dan Samiyem, ibunya.
Anak sulung dari lima bersaudara ini sudah berkeinginan masuk AKABRI. Padahal seluruh aggota keluarga Sutarman berprofesi sama dengan penduduk desa lain yaitu petani.
Jika melihat rumahnya, seperti umumnya rumah pedesaan, tapi gubug itu lapang dan luas. Berbeda dari para tetangga keluarga Sutarman adalah dilindungi pagar-pagar kokoh, namun ia tidak.
Sutarman kecil adalah anak yang pintar, disiplin, rajin dan pekerja keras. Sejak SMP sudah membantu orang tuanya dengan berjualan bambu, bekerja di sawah sampai menggembala kerbau.
Saat kecil di sekolah di Madrasah Ibtidaiyah (MI) Ganggang, Weru. Selepas itu melanjutkan ke SMP Muhammadiyah Cawas, Klaten dan dan masuk STM di Sukoharjo (sekarang Bina Patria I Sukoharjo) jurusan mesin.
Setelah lulus STM dia berniat untuk masuk Akabri, namun karena pada saat itu usianya belum cukup, Sutarman dinyatakan tidak lulus. Dia sempat tidak mau lagi mendaftar ke Akabri, tapi bapaknya meminta agar tidak putus asa.
Setelah tidak lolos ujian masuk Akabri, dia sempat menjadi kuli bangunan. Tak hanya itu saja dia sempat berjualan bambu keliling. Selain menjadi kuli bangunan dan berjualan bambu keliling, Sutarman ikut temannya berjualan tongseng keliling yang dijajakan dengan cara dipikul di sekitar pasar Gembrong, Pasar Senen, Jakarta.
Setelah itu dia mendaftar lagi ke Akabri dan Alhamdulillah lolos. Berikut daftar jabatan Sutarman dari awal karier hingga jadi Kapolri:
Pa Staf Lantas Polres Bandung Polda Jabar (1982)
Kapolsek Dayeuh Polres Bandung Polda Jabar (1982)
Kasat Lantas Polres Sumedang Polda Jabar (1983)
Danki Tar Akpol (1986)
Kasubbag Renset Dit Pers Polda Metro Jaya (1988)
Kapolsek Metro Kebon Jeruk Restro Jakbar (1989)
Kapolsek Metro Penjaringan Restro Jakut (1991)
Paban Muda III / Binkar Spers ABRI (1993)
Kabag Bintibmas Dit Binmas Polda Metro Jaya (1995)
Kapusdalaops Polwil Timor Timur Polda Nusra (1996)
Kapolres Lombok Timur Polda NTB (1996)
Kabag Top / DSP Subdit Diaga Dit Minpers POLRI (1997)
Kabag Diawan / Gassus Subdit Dalkar Minpers POLRI (1997)
Kabag Dalkar Dit Pers Polda Metro Jaya (1997)
Kapolres Metro Bekasi Polda Metro Jaya (1999)
Ajudan Presiden Abdurrahman Wahid (2000–2001)
Kapoltabes Palembang Polda Sumsel (2001–2003)
Dirreskrim Polda Jatim (2003–2004)
Kapolwiltabes Surabaya Polda Jatim (2004–2005)
Kapolda Kepri (2005–2008)
Kaselapa Lemdiklat Polri (2008–2010)
Kapolda Jawa Barat (2010)
Kapolda Metro Jaya (2010–2011)
Kabareskrim Polri (2011–2013)
Kapolri (2013–2015)
