Ratusan Polisi Amankan Baiat 286 Penganut Syiah Sampang ke Aswaja

Ilustrasi penjagaan polisi.
Sumber :
  • VoxPopnews/ Satria Zulfikar (NTB)

VoxPop – Sebanyak 286 pengikut Syiah asal Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur, melakukan ikrar atau baiat kembali ke ajaran Ahlussunnah wal Jamaah (Aswaja) di pendopo kabupaten setempat pada Kamis, 5 November 2020. Sedikitnya 500 personel polisi dan TNI menjaga proses ikrar oleh mantan pengikut Syiah pimpinan Tajul Muluk itu.

img_title Anak 15 Tahun Diperkosa 27 Orang di Sampang, Nurul Arifin Minta Hukuman Maksimal bagi Seluruh Pelaku

Proses ikrar berlangsung lancar dan aman. Pejabat dan perwakilan tokoh masyarakat Madura hadir pada kegiatan tersebut. Kepala Kepolisian Resor Sampang Ajun Komisaris Besar Polisi  Abdul Hafidz mengatakan, ratusan polisi dan TNI dikerahkan dan berjaga-jaga di beberapa titik untuk mengawasi tamu undangan. 

Hafidz mengatakan, personel keamanan dibagi menjadi beberapa ring, mulai dari lokasi acara, akses masuk hingga beberapa tempat di luar yang dianggap rawan. “Kami tidak ingin ada gangguan, sehingga prosesi pembaiatan ini bisa berjalan lancar,” ujarnya.

img_title Biadab! Anak 15 Tahun di Sampang Diperkosa 27 Orang, 12 Sudah Ditangkap-15 Buron

Sebelum baiat kembali ke Aswaja, ratusan penganut Syiah pimpinan Tajul Muluk terusir dari kampung halamannya di Karanggayam, Kecamatan Omben, Sampang, Madura, kala terjadi konflik dengan warga setempat pada 26 Agustus 2012. Pemerintah kemudian mengungsikan mereka ke Jemundo, Kabupaten Sidoarjo hingga sekarang. (ren)

Baca: Baiat Pengungsi Syiah Sampang jadi Suni: Cari Jalan untuk Pulang

img_title Siswa SDN Margantoko 1 Sampang Belajar di Kelas Rusak dan Nyaris Ambruk
Kapolres Sampang AKBP Hartono (tengah)

Bertambah Lagi! 17 Tersangka Pemerkosa Anak 15 Tahun di Sampang Ditangkap, 10 Masih Buron

Polisi menangkap lagi empat orang tersangka kasus dugaan kekerasan seksual atau pemerkosaan terhadap anak sehingga jumlah tersangka yang telah diamankan sebanyak 17 orang

img_title
VoxPop.co.id
21 Juli 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut