Gempa Magnitudo 5,2 Guncang Painan, Warga Berhamburan Keluar Rumah
- VoxPop/Andri Mardiansyah
VoxPop – Aktivitas kegempaan di Sumatera Barat sejak pagi tadi, Rabu, 18 November 2020, menunjukkan adanya peningkatan. Usai Kabupaten Kepulauan Mentawai gempa dengan magnitudo beragam di bawah magnitudo 4 sebanyak tiga kali sejak pagi tadi, kini giliran Kota Painan, Kabupaten Pesisir Selatan.
Berdasarkan analisis BMKG, episenternya gempa yang terletak pada koordinat 1,75 Lintang Selatan dan 100,42 Bujur Timur. Atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 47 kilometer arah Barat Daya Kota Painan, Kabupaten Pesisir Selatan ini dirasa sangat kuat dengan magnitudo 5.2 berkedalaman 47 kilometer.
Meski demikian, BMKG memastikan kalau gempa yang terjadi pada pukul 11.41 WIB itu tidak berpotensi tsunami.
BMKG merekomendasikan kepada seluruh masyarakat untuk tetap tenang, waspada dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya. BMKG juga mengimbau seluruh lapisan masyarakat untuk menghindar dari bangunan yang retak atau rusak (jika ada) akibat gempa ini.
Melalui keterangan resminya, Kepala Pusat Gempabumi dan Tsunami BMKG, Rahmat Triyono, menjelaskan jika memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa bumi yang terjadi ini merupakan jenis gempa bumi dangkal akibat adanya aktivitas subduksi.
Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempa bumi memiliki mekanisme pergerakan naik (thrust fault). Guncangan gempa bumi ini dirasakan sebagian warga di kota Painan, Tua Pejat, Padang, Padang Panjang, Padang Pariaman, Solok Selatan, Pasaman, Pasaman Barat, dan Sijunjung.
"Gempa bumi ini tidak berpotensi tsunami," kata Rahmat Triyono, Rabu, 18 November 2020.
Terkait dengan dampak kerusakan maupun korban jiwa yang timbul, Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik Daerah BPBD Sumatera Barat, Rumainur, memastikan hingga saat ini belum ada laporan tentang dampak gempa bumi di Painan tersebut.
Meski getaran dirasa cukup kuat, namun aktivitas warga masih berjalan seperti biasa. BPBD, kata Rumainur, mengimbau warga untuk tetap waspada terhadap potensi gempa susulan.
"Saya lagi berada di Painan. Getaran memang dirasa cukup kuat. Tapi aktivitas warga normal. Sempat keluar rumah, tapi masih aman. Belum ada laporan kerusakan bangunan. Kita masih monitoring potensi dampak gempa barusan," ujar Rumainur.
