Tim Jaguar Gerebek Lokasi Penyanderaan, Endingnya Bikin Ngakak

Tim Jaguar Polresta Depok bersenjata menggerebek rumah diduga tempat sandera
Sumber :
  • VoxPop/Zahrul Darmawan

VoxPop – Pasukan khusus Polres Metro Depok, Tim Jaguar, menggerebek sebuah rumah lantaran mendapat laporan adanya kasus penyanderaan dengan modus menggunakan senjata api. Peristiwa ini terjadi pada Kamis 14 Januari 2021.

img_title Bos Percetakan di Jakpus Jadi Dalang Pemasungan hingga Penyanderaan 3 Karyawannya Sendiri!

Dalam video amatir terlihat, Tim Jaguar datang menggunakan seragam taktikal lengkap dengan senapan serbu laras panjang. Mereka mendatangi sebuah rumah di kawasan Pekapuran, Kecamatan Cimanggis, Depok sekira pukul 03:30, atau Kamis dini hari.

Petugas terpaksa membawa senjata lengkap karena dari informasi yang didapat pelakunya membekali diri dengan pistol. Namun rupanya Tim Jaguar hanya mendapati pasangan suami istri yang sedang tertidur.

img_title Kasus Penyanderaan Polisi Saat May Day, Polrestabes Semarang Tangkap Lagi 2 Mahasiswa Undip

Kapolsek Cimanggis, Komisaris Polisi Agus Khaeron menjelaskan, kejadian ini bermula ketika pihaknya mendapat laporan dari warga yang menyebut ada penyanderaan di lokasi kejadian.

"Jadi orang tua yang punya rumah yang nelepon. Saya tidak tahu persis, tapi pada saat telepon ke Polsek katanya anaknya disekap, nah mereka ini tinggal bersebelahan," katanya

img_title Dua Jenazah Pendulang Emas Diduga Dibunuh KKB Dievakuasi untuk Identifikasi

Petugas terpaksa membawa senjata dan mendobrak paksa pintu rumah karena khawatir pelakunya berbuat nekat.

"Nah info dari orang tuanya anaknya disekap pakai senjata api. Tapi begitu kita datangin ke sana kan kita ragu juga makanya saya langsung telepon Jaguar pas kejadian itu," ujarnya.

Ternyata laporan tersebut tidak terbukti.

"Pas Jaguar datang kita langsung dobrak, tapi ternyata tidak ada apa-apa, hanya karena kepanikan dan kekhawatiran orang tua. Jadi orang tuanya kaya halusinasi dengar bahwa ditelepon sama anaknya yang disekap menggunakan senjata api," ungkapnya.

Di rumah tersebut, petugas hanya mendapati sepasang suami istri yang sedang tertidur. "Jadi orang tuanya juga sudah minta maaf," tegasnya.

Ilustrasi penyekapan

2 WNI Diduga Disandera di Myanmar, Minta Tebusan Rp 200 Juta

Kemlu RI menyatakan telah menindaklanjuti informasi dugaan penyanderaan dua WNI perempuan di Myanmar dan terus mengupayakan penyelamatan mereka melalui KBRI Yangon.

img_title
VoxPop.co.id
20 Juli 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut