Keren, Cara Heli BNPB Bawa 8 Ton Bantuan ke Desa Terisolir di Sulbar

Petugas Badan Nasional Penanggulangan Bencana Nasional (BNPB) dengan Helikopter MI-18Mtv-1, melakukan pemadaman kebakaran lahan dari udara (water bombing) di Desa Rambutan, Indralaya Utara, Sumatera Selatan
Sumber :
  • ANTARA FOTO/Nova Wahyudi

VoxPop – Dampak gempa dengan magnitudo 6,2 skala richter yang mengguncang Sulawesi Barat (Sulbar) beberapa waktu lalu, membuat banyak infrastruktur rusak. Termasuk akses ke beberapa lokasi terputus, padahal masyarakatnya membutuhkan bantuan.

img_title KNKT Ungkap Penyebab Helikopter Jatuh di Hutan Kalbar Diketahui 30 Hari

Satu-satunya cara yang bisa dilakukan adalah melalui jalur darat, yakni helikopter. Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), mengoperasikan helikopter jenis Chinook. Misinya, adalah membawa bantuan dengan berat 8 ton ke dua desa yang terdampak gempa.

"Kedua desa, Desa Kalobang dan Lemo-lemo, merupakan desa terisolir yang berada di Kecamatan Ulumanda, Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat (Sulbar)," tulis dalam akun instagram BNPB, @bnpb_indonesia seperti dikutip VoxPop, Sabtu 30 Januari 2021. 

img_title Kopasgat TNI AU Evakuasi 8 Korban Helikopter Jatuh di Sekadau Kalbar

Baca juga: Tim Peneliti ITERA Sebut Batu Hitam di Lampung adalah Meteorit

Barang yang dibawa seberat itu, tidak dimasukkan ke dalam helikopter. Tetapi menggunakan tali yang diikat.

img_title 8 Orang Meninggal, Kemenhub Ungkap Kronologi Jatuhnya Helikopter di Sanggau Kalbar

"Pendistribusian bantuan menggunakan teknik precision long line atau menggantungkan bantuan dengan tali sepanjang beberapa meter,".

Usai helikopter tersebut menurunkan bantuan, dari video yang diunggah terlihat masyarakat melambaikan tangan ucapan terima kasih atas upaya dan bantuan tersebut. Lokasi pendaratan bantuan itu, sudah dikosongkan agar heli bisa menurunkan bantuan dengan selamat.

BNPB dibantu dengan TNI sudah berkoordinasi dengan tokoh dan pimpinan desa setempat seperti kepala dusun hingga kepala desa, untuk mengkoordinir bantuan. 

"Terlihat antusiasme para masyarakat dalam hal menyambut baik bantuan yang akan mereka terima. Setelah itu, diarahkan untuk para masyarakat mengosongkan lokasi pendaratan logistik.

"Setelah berhasil didaratkan, bantuan logistik dibagikan kepada warga terdampak gempa melalui para kepala dusun atau tokoh masyarakat setempat,". 

"Kondisi terkini para warga terdampak gempa di Desa Kalobang dan Desa Lemo-lemo sudah mulai menempati tempat tinggal masing-masing. Anak-anak sudah mulai beraktivitas dan bermain di luar rumah. Beberapa warga juga melakukan cek kesehatan yang dikoordinir para relawan medis," tulis akun BNPB menghakhiri.

Ilustrasi helikopter

Helikopter Aramco Saudi Jatuh, 14 Orang Tewas

Sebuah helikopter milik perusahaan pengolalaan minyak raksasa Arab Saudi, Aramco, jatuh pada Minggu 28 Juni 2026 di Ras Tanura, kawasan pesisir timur Arab Saudi

img_title
VoxPop.co.id
29 Juni 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut