Unusa Punya Laboratorium Canggih Virtual Reality dan Microteaching

Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya (Unusa) meluncurkan dua laboratorium, Virtual Reality dan Microteaching, di kampusnya Jalan Raya Jemursari Surabaya, Jawa Timur, pada Jumat, 5 Februari 2021.
Sumber :
  • VoxPopnews/Nur Faishal

VoxPop – Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya (Unusa) meluncurkan dua laboratorium, Virtual Reality dan Microteaching, di kampusnya Jalan Raya Jemursari Surabaya, Jawa Timur, pada Jumat, 5 Februari 2021. Dua laboratorium itu jadi penyempurna model pembelajaran jarak jauh (PJJ) atau daring di sana.

img_title Sarang Prostitusi Online di Cilegon Digerebek Tengah Malam, Korban Dijual Rp200 Ribu–Rp500 Ribu

Dua laboratorium itu secara resmi diluncurkan oleh ketua yayasan yang menaungi Unusa, Mohammad Nuh. Persemian juga dihadiri Ketua LLDikti Wilayah 7 Jawa Timur, Suprapto. Hadir pula secara daring Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi Nizam dan Ketua LPTNU Mohammad Nasir.

Nuh menjelaskan, laboratorium itu disiapkan untuk para dosen dan mahasiswa terutama terkait mata kuliah yang mensyaratkan adanya praktikum. "Karena hampir semua program studi ada praktikum, maka dua laboratorium ini dapat dimanfaatkan untuk semua fakultas dan program studi,” katanya.

img_title Wacana Sekolah Daring Dibatalkan, Waka Komisi VIII: Penguatan Mutu Pendidikan

Baca: Seorang Dosen Meninggal Saat Mengajar Daring, Diduga karena COVID-19

Di masa pandemi COVID-19, kata Nuh, praktikum jadi terkendala karena kebijakan penerapan protokol kesehatan, di antaranya mencegah kerumunan. Padahal, pada mata kuliah tertentu, praktikum jadi syarat mutlak kelulusan mahasiswa. Nah, dengan adanya dua laboratorium itu kendala itu bisa diatasi.

img_title Mendikdasmen: Pembelajaran di Sekolah Tetap Berlangsung Usai Lebaran

Photo :
  • VoxPop/Nur Faishal

Dua laboratorium itu, kata sang mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, juga bisa dirancang sebagai production house untuk menyiapkan materi pembelajaran secara daring. “Sepengetahuan saya dan informasi dari vendor, teknologi dan perangkat yang disediakan di laboratorium microteaching ini baru Unusa yang menggunakannya di Indonesia," tandasnya. 

Keunggulan microteaching adalah pada interactive board-nya sebagai pengganti white board. Interactive board adalah sebuah perangkat layaknya TV berukuran 50 sampai 80 inci dengan kemampuan touch screen. Pengguna bisa langsung berinteraksi dengan apa yang ditampilkan di papan itu, seperti presentasi, video, dan lain lain.

“Cara kerja teknologi ini cukup sederhana, mirip dengan papan tulis pada umumnya, namun alih-alih menggunakan papan, light board menggunakan kaca, sehingga tembus pandang," ujar Ketua Dewan Pers itu.

Rektor Unusa Achmad Jazidie mengaku sangat berterima kasih atas upaya pihak yayasan yang ikut memikirkan terhadap kebutuhan mendesak di tengah keterbatasan proses pembelajaran secara daring terkait dengan pelaksanaan praktikum dengan membikinkan dua laboratorium.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut