Akhyar Nasution Dilantik jadi Wali Kota Medan untuk 6 Hari
- VoxPop/ Putra Nasution
Sementara itu, Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi mengatakan legalitas sebagai Wali Kota Medan sesuai dengan surat keputusan disampaikan oleh Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) pada 8 Februari 2021.
"Walaupun singkat, tetapi dalam menjalankan amanah ini bukan soal waktu. Tetapi apa yang bisa dibuat dengan tulus dan ikhlas. Secara fisik pastinya dengan waktu yang singkat ini sulit, tetapi mendoakan rakyatnya adalah kegiatan yang paling mulia sebagai pemimpin terhadap rakyatnya," jelas Edy.
Walau singkat, Edy mengatakan ?nama Akhyar Nasution tercatat telah menjadi Wali Kota Medan dan menjadi sejarah dalam era kepemimpinan di pemerintahan Kota Medan ini.
"Karena itu yang masih bisa kita banggakan, sampai akhirnya kita bisa mempertahankan kredibilitasnya. Kepada Akhyar dan ibu, jangan pernah berhenti mengabdi kepada bangsa ini. Masih banyak pekerjaan yang bisa kita lakukan," kata Edy.?
Di Pilkada Serentak 2021 Kota Medan, Akhyar maju berpasangan dengan H. Salman Alfarisi. Menantang rivalnya, menantu Presiden Joko Widodo, Muhammad Bobby Afif Nasution yang berpasangan dengan Aulia Rachman.
?Hasil rekapitulasi penghitungan suara yang ditetapkan oleh KPU Medan, pasangan Bobby-Aulia memperoleh 393.327 suara atau 53,45 persen dari suara sah. Sementara pasangan nomor urut 1, Akhyar Nasution-Salman Alfarisi, memperoleh 342.580 suara atau 46,55 persen.
Pasangan nomor urut 1, Akhyar Nasution-Salman Alfarisi, diusung PKS dan Partai Demokrat. Partai pengusung ini hanya memiliki 11 kursi di DPRD Kota Medan.
Sementara pasangan nomor urut 2, Bobby Nasution-Aulia Rachman diusung koalisi 8 partai yang menguasai 39 kursi di DPRD Kota Medan, yakni PDIP, Gerindra, Golkar, Nasdem, Hanura, PAN, PSI, dan PPP.
