Max Sopacua Tak Bisa Jawab Peserta KLB, Andi Mallarangeng Tertawa Geli

Debat Max Sopacua dengan Andi Mallarengeng di tvOne
Sumber :
  • Youtube tvOne

VoxPop – Kisruh Partai Demokrat berlanjut usai perhelatan Kongres Luar Biasa (KLB) di Sibolangit, Deli Serdang, Sumatera Utara. Dua pihak yang berkonflik melempar pernyatan saling klaim yang membuat tensi memanas.

img_title Menkes Sebut Status KLB Nasional Belum Bisa Ditetapkan Meski Marak Keracunan MBG

Polemik dualisme Demokrat ini jadi pembahasan dalam tvOne. Dalam diskusi ini, hadir mantan Wakil Ketua Umum Demokrat Max Sopacua yang pro terhadap KLB di Sibolangit. Pun, yang kontra ada Anggota Anggota Majelis Tinggi Demokrat, Andi Mallarangeng.

Debat panas diawali paparan Max Sopacua yang merespons pernyataan Andi Mallarangeng terkait KLB di Simolangit yang dianggap abal-abal dan tak sesuai dengan Anggaran Dasar/Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) Partai Demokrat.

img_title Bupati Bandung Barat Cabut Status KLB Keracunan, Tiga Dapur MBG Ditutup

"Itu versinya Pak Andi Mallarangeng ya. Itu karena sebuah kegalauan saja yang terjadi di Andi dan teman-teman," ujar Max dikutip VoxPop pada Senin, 8 Maret 2021.

Max membanggakan bahwa KLB yang sudah terselenggara dalam waktu singkat. Hal ini bertolak belakang dengan prediksi kubu yang kontra bahwa KLB tak mungkin terealisasi.

img_title Korban Tembus 110 Orang, Bupati Klaten Tetapkan KLB Keracunan Massal

Dia tak mau ambil pusing KLB dituduh abal-abal sampai tak sesuai AD/ART. Ia menekankan AD/ART yang dipakai dalam KLB di Sibolangit merujuk AD/ART pertama pada 2005. Bukan AD/ART yang ditetapkan Kongres V Demokrat di Jakarta pada Maret 2020.

Menurut dia, AD/ART 2005 dipakai karena paling tepat untuk internal Demokrat. Pun, ia mengatakan lagi tak ambil pusing dengan anggapan abal-abal hingga tudingan kudeta yang sudah dianggapnya bosan.

"Apapun yang terjadi kami susah selesai menggelar kongres dan terpilih ketua umum yang baru. Tinggal menerima atau tidak, ya kalau tidak menerima kita ke pengadilan atau PTUN," tutur Max.

Andi Mallarangeng giliran menyampaikan pandangannya. Namun, dalam sesi ini, ia hanya mengajukan pertanyaan kepada Max. Ia bertanya soal jumlah Ketua DPD yang hadir dalam KLB karena sebagai salah satu syarat keabsahan.

"Boleh nggak tanya, boleh nggak tanya? Sebutkan satu nama saja ketua DPD yang hadir. Satu saja ketua DPD yang hadir?" tanya Andi.

"Saya bukan urusan untuk pendaftaran," jawab Max.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut