Dari Balik Penjara, Ratu Heroin Terpidana Mati Mary Jane Ciptakan Lagu

Terpidana mati kasus narkoba asal Filipina Mary Jane Fiesta Veloso
Sumber :
  • Antara

VoxPop –  Lembaga Pemasyarakatan Perempuan Kelas II B Yogyakarta memfasilitasi minat dan bakat terpidana mati kasus narkoba asal Filipina Mary Jane Fiesta Veloso yang menciptakan lagu dari balik jeruji dengan judul "Sepucuk Harapan".

img_title Heboh Video Penggerebekan Rumah Dinas Kalapas Waingapu, Ditjenpas Ungkap Fakta Sebenarnya

"Kami bantu mendatangkan pelatih piano karena dia ingin membuat lagu. Artinya ini memang bagian dari pembinaan," kata Humas Lapas Perempuan Kelas II B Yogyakarta Jaka Suprastawa saat dihubungi di Yogyakarta, Rabu, 10 Maret 2021.

Lagu berjudul "Sepucuk Harapan" diciptakan terpidana mati asal Filipina pada Februari 2021. Pihak lapas kemudian membantu memfasilitasi pembuatan aransemen yang dikerjakan bersama-sama sejumlah warga binaan lain yang memiliki minat dan bakat serupa.

img_title Jadwal Piala AFF 2026 Hari Ini: Thailand Vs Malaysia, Duel Penentu Calon Lawan Timnas Indonesia di Semifinal

"Menurut Mary maksud dari lagu itu berisi harapan mendapatkan keadilan dan kebebasan agar dapat berkumpul kembali dengan keluarga tercinta," kata Jaka.

Mary, kata Jaka, memiliki harapan lagu itu dapat ditampilkan saat acara seremonial peresmian Gedung Baru Lapas Kelas II B Yogyakarta yang berlokasi di Wonosari, Gunung Kidul mendatang.

img_title Kronologi Pilot Malaysia Kepergok Bawa 25 Kg Ekstasi ke Jakarta, Upahnya Bikin Geleng Kepala

Menurut Jaka, lembaga pemasyarakatan memang memiliki tugas melakukan pembinaan kepribadian termasuk memfasilitasi minat dan bakat seluruh warga binaan tidak terkecuali untuk terpidana mati.

"Jadi bukan karena itu Mary Jane lalu kami fasilitasi, tetapi karena memang dia punya minat dan bakat di situ sehingga kami fasilitasi," kata dia.

Selain bisa berbaur dengan warga binaan lain dengan baik, menurut dia, warga Filipina itu juga telah mahir berbahasa Indonesia, bahkan kini mampu berkomunikasi menggunakan Bahasa Jawa.

"Kalau dari sisi kesehatan baik. Selama ini fisik maupun mentalnya bagus," kata dia.

Pada Rabu, 10 Maret ini sebanyak 88 warga binaan Lapas Perempuan Kelas II B Yogyakarta termasuk di antaranya Mary Jane dipindahkan dari lembaga pemasyarakatan di Jalan Taman Siswa Nomor 6 Kota Yogyakarta ke gedung lapas baru di Wonosari, Kabupaten Gunung Kidul.

Pemindahan itu, kata dia, karena pembangunan gedung baru lapas itu sudah tuntas, sementara gedung yang lama di Jalan Taman Siswa, Yogyakarta merupakan gedung pinjaman dari Lapas Klas IIA Yogyakarta.

Saat ini total waga binaan dan tahanan perempuan Lapas Kelas II B Yogyakarta mencapai 106 orang. Sebanyak 88 di antaranya telah dipindahkan ke gedung baru, sedangkan 18 lainnya masih dititipkan sementara di sejumlah polres dan polsek di DIY.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut