Airlangga: Tingkat Kesembuhan COVID-19 di RI Lebih Baik dari Global

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto
Sumber :
  • Biro Pers Sekretariat Presiden

VoxPop – Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyatakan, perkembangan kasus COVID-19 di Indonesia hingga saat ini lebih terkendali dibandingkan perkembangan secara global.

img_title Airlangga Prediksi Ekonomi Indonesia Tumbuh 5,2-5,4 Persen di Kuartal II 2026, Bantah Ada Perlambatan

Kondisi baik tersebut, menurut Ketua Komite Penanganan COVID-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional ini, terjadi di tengah munculnya risiko gelombang baru penyebaran COVID-19 di berbagai negara, seperti yang terjadi di India.

"Di tengah risiko new wave di beberapa negara serta varian baru COVID-19, tren harian kasus aktif COVID-19 di Indonesia terus menurun," ujarnya dikutip dari siaran pers, Minggu, 25 April 2021.

img_title Airlangga Buka Suara soal Pengunduran Diri Perry Warjiyo, Minta Publik Percaya pada Institusi BI

Berdasarkan catatan Satgas Penanganan COVID-19 yang dipublikasikan hari ini, pasien sembuh bertambah 3.804 orang. Dengan demikian total pasien sembuh nasional 1.496.126 orang.

Adapun yang terkonfirmasi positif bertambah 4.402 orang sehingga jumlah yang terkonfirmasi positif COVID-19 di Indonesia sampai catatan hari ini, menjadi 1.641.194 penderita.

img_title Airlangga Usulkan Sawit Bebas Tarif 10 Persen AS, Sejumlah Komoditas Ekspor RI Masih Menunggu Keputusan USTR

"Saat ini Indonesia memiliki persentase kasus aktif yang lebih rendah dari global dan persentase recovery rate Indonesia lebih tinggi daripada global,” ujar Ketua Umum Partai Golkar ini.

Membaiknya kondisi pandemi COVID-19 di Indonesia, menurut Airlangga, terlihat sejak Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) skala mikro dan program vaksinasi yang terus digencarkan.

Adapun progres vaksinasi tercatat bertambah 34.338, untuk yang telah menyelesaikan tahap I sehingga total 11.733.923 orang. Sedangkan tahap II bertambah 37.710 sehingga total 6.822.304.

"Pemerintah juga berkomitmen untuk melakukan percepatan program vaksin untuk dapat mencapai herd immunity. Terutama bagi para lansia untuk melindungi mereka,” ujarnya.

Kondisi pandemi COVID-19 yang membaik ini, menurut Airlangga, mendorong konsumsi dalam negeri yang meningkat sehingga mendorong industri untuk mulai berproduksi kembali.

“Kami yakin ekonomi Indonesia akan rebound tahun ini di kisaran 4,5 persen hingga 5,5 persen. Pemulihan tersebut didorong oleh peningkatan konsumsi rumah tangga, investasi, belanja Pemerintah dan ekspor," ujarnya.

Demi mendukung percepatan perbaikan ekonomi, pemerintah telah mengalokasikan anggaran Penanganan COVID-19 dan Program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) pada 2021 sebesar Rp699,4 triliun atau sekitar US$49,6 miliar.

“Untuk menggairahkan kelas pendapatan menengah, kami telah memberikan insentif bagi sektor otomotif dan properti dengan multiplier effect yang signifikan terhadap perekonomian," kata Airlangga.
 

Menko Perekonomian, Airlangga Hartarto

Harga Pertalite Dipastikan Tetap hingga Akhir 2026, Airlangga Beberkan Strategi Pemerintah Jaga Daya Beli

Pemerintah memastikan harga Pertalite tidak naik hingga akhir 2026. Airlangga menyebut APBN menjadi penyangga lonjakan harga minyak dan menjaga daya beli.

img_title
VoxPop.co.id
6 Agustus 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut