Tiga Pejabat Eselon II Kepulauan Riau Tertular COVID-19

Ilustrasi tes swab Corona Covid-19
Sumber :
  • ANTARA FOTO/Arif Firmansyah

VoxPop – Tiga pejabat eselon II Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau tertular COVID-19 sehingga diperintahkan bekerja dari rumah.

img_title Hakim Tolak Dalih COVID-19 Nadiem di Perkara Chromebook, Singgung Arahan 'Mas Menteri'

Ketua Harian Satgas Penanganan COVID-19 Kepri Tengku Said Arif Fadillah di Tanjungpinang, Senin, 17 Mei 2021, mengatakan pejabat eselon II yang terinfeksi virus itu yakni M, B dan A.

"Hasil pemeriksaan tes usap dengan metode PCR terhadap Pak Juramadi Esram (Asisten I Pemprov Kepri), negatif, meskipun hasil antigen, positif," ujar Fadillah, yang juga Sekda Kepri.

img_title Dua Terdakwa Kasus Dugaan Korupsi Pengadaan Westafel saat Covid-19 Divonis Bebas

Selain itu, sistem bekerja dari rumah juga diterapkan di Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kepri. Hari ini, seluruh staf di BPKAD Kepri menjalani tes usap.

Aktivitas staf di kantor pemerintahan kembali normal setelah pasien COVID-19 sembuh.

img_title Pertama dalam Sejarah, Mantan Perdana Menteri Spanyol Jadi Tersangka Korupsi

"Tenaga kesehatan juga melakukan penelusuran terhadap orang-orang yang kontak erat dengan pasien COVID-19 untuk ditangani sesuai ketentuan yang berlaku," katanya.

Tim Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kepri sejak dua pekan terakhir gencar melakukan penyemprotan disinfektan di perkantoran. Mereka juga melakukan penyemprotan disinfektan di kediaman pasien COVID-19 untuk membunuh virus tersebut.

"Kami mengimbau agar masyarakat untuk menerapkan protokol kesehatan secara ketat saat beraktivitas karena penularan COVID-19 sangat cepat dalam 1,5 bulan terakhir," katanya. (ant)

Bendera China.

Pertama Kali Sejak Pandemo Covid-19, China Gagal Capai Target Pertumbuhan Ekonomi

China gagal mencapai target pertumbuhan ekonomi tahunannya, yang menggarisbawahi tantangan struktural yang semakin besar yang dihadapi ekonomi terbesar kedua di dunia.

img_title
VoxPop.co.id
26 Juli 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut