Panas, Husein ke Aktivis Pro Israel: Kalau Mau Loncat Jangan Tanggung
- Youtube tvOne
"Karena mereka merasa satu entitas, satu negara. Kalau orang-orang Jawa diam, nah ini dipertanyakan nasionalismenya," jelas Husein.
Husein menyampaikan peristiwa di Masjid Al-Aqsa saat bulan Ramadhan jelas penyerangan yang dilakukan aparat Israel. Sebab, rakyat muslim Palestina sedang beribadah Salat Tarawih tapi justru diserbu polisi Israel.
"Diserbu oleh kepolisian, diblokade kemudian dilempari gas air mata. Wajar, warga Gaza marah. Karena itu saudara-saudara kita, itu masjid kita," tutur Husein.
Monique pun memotong penjelasan Husein. Ia mengatakan kewenangan Masjid Al Aqsa itu bukan ada di tangan Israel melainkan Yordania. "Israel hanya menertibkan setiap pelanggaran yang terjadi di kawasan tersebut. Tapi, Israel tidak berwewenang terhadap kawasan tersebut," jelas Monique.
Dia menceritakan versinya, soal sejarah Israel bisa menyerahkan kepada Yordania. Menurut dia, rentang waktu 1948 sampai 1967 terjadi perang Arab. Ia menyebut Israel merdeka pada 14 Mei 1948 namun kemudian langsung diserbu 5 negara Arab.
"Dan kelima negara Arab itu akhirnya membagi tanah yang seharusnya menjadi negara Arab Palestina. Gaza dikuasai siapa? Mesir. Tepi Barat, Yerussalem Timur dikuasai siapa? Yordania. Tidak pernah Palestina mendapatkan haknya," katanya.
Monique meminta rakyat Indonesia agar bisa belajar sejarah Israel-Palestina.
"Jadi, bapak ibu semua saudara sebangsa dan setanah air kita cintai Indonesia ini. Belajarlah sejarah. Kenapa ada konflik tahun 1948, kita baru hebohnya sekarang," tutur Monique.
Husein kembali diberikan kesempatan pembawa acara Andromeda Mercury untuk menanggapi. Bagi dia, penjelasan Monique tidak nyambung dengan argumennya soal penyerangan polisi Israel terhadap muslim Palestina yang sedang beribadah di Masjid Al Aqsa.
"Dan, kalau mau melihat jangan tanggung-tanggung Ibu, jangan ke 48, yang sebelumnya. Kok bisa ada Israel di Palestina. Kenapa entitas baru di Palestina? Yang tadinya damai, ada Islam, Yahudi semua hidup berdampingan," ujar Husein.
Monique sempat memotong penjelasan Husein. Namun, pembawa acara Andromeda Mercury meminta agar Husein tak dipotong dan diberikan kesempatan bicara agar berimbang.
Husein melanjutkan penjelasannya. Bahwa di bawah kepemimpinan Sultan Abdul Hamid saat itu kehidupan masyarakat rukun antara rakyat Muslim dengan Yahudi. Tapi, jadi aneh tiba-tiba muncul negara Yahudi yang memproklamirkan kemerdekaannya.
