Corona Varian Delta India Masuk RI, Pakar: Kondisi Kita Tidak Baik

Petugas memonitor tes usap PCR COVID-19 (foto ilustrasi).
Sumber :
  • VoxPop/Muhamad Solihin

Erlina membandingkan antara varian lama dari Wuhan, China dengan India. Kata dia, varian delta dari India ini berbahaya karena menyasar semua umur termasuk anak muda tanpa disertai komorbid atau penyakit bawaan.

img_title Prabowo: Prambanan Simbol Persaudaraan RI-India Selama Seribu Tahun

"Nah, yang delta sekarang yang B1617.2 ini ternyata banyak pasien anak-anak muda, tidak ada komorbid. Jadi, saya kira sekarang jangan beranggapan bahwa hanya orangtua, orang komorbid yang berpotensi untuk tertular," lanjutnya.

Kemudian, ia mengingatkan lagi dengan semua umur berpotensi tertular maka penting untuk menjaga risiko pencegahan.

img_title Satelit Buatan Indonesia Bakal Diluncurkan di India pada 2027

"Siapapun ada potensi dan risiko tertular. Oleh sebab itu, saya selalu mengatakan apakah varian baru, varian lama, banyaknya varian sebetulnya nggak masalah juga. Asalkan virus ini tidak masuk ke dalam tubuh kita," ujar Erlina.

"Karena baik varian baru atau varian lama kalau di luar tubuh lama-lama dia tidak akan aktif atau mati istilahnya. Virus ini akan berkembang biak kalau masuk ke sel tubuh kita. Cegahlah jangan sampai virus ini masuk," jelasnya.

img_title Gandeng India, Indonesia Mau Bangun Bandara Antariksa di Biak pada 2027

CEO Meta Platform, Mark Zuckerberg

India Beri Waktu 3 Hari Mark Zuckerberg Minta Maaf

India memberi waktu 3 hari kepada CEO Meta, Mark Zuckerberg untuk menyampaikan permintaan maaf secara langsung atas pemblokiran sementara unggahan PM Narendra Modi di FB

img_title
VoxPop.co.id
6 Agustus 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut