Beredar Suara Anak Trimah, Bantah Buang Ibu ke Panti Jompo di Malang
- tvOne
"Terpaksa aku anterin ke sana, di dalam hati kecil saya tidak ada anak-anaknya yang membuang. Kita hanya menitipkan," katanya.
Harapan Trimah
Sementara itu, Trimah menceritakan aktivitasnya tak bisa banyak dilakukan di panti jompo karena dirinya menggunakan kursi roda. Ia mengatakan hanya sering mengaji dan ikut kumpul bersama penghuni panti jompo lainnya.
Pun, ia menambahkan selama 5 hari pertama di panti jompo, ketiga anaknya belum menengok atau berkomunikasi lagi dengannya. Ia menjelaskan anaknya mengirim ke panti jompo karena masalah ekonomi.
Dia mengatakan anak lelakinya hanya berprofesi sebagai ngojek. “Alasannya nggak mampu membiayai orangtua. karena masih menumpang sama mertua. Anaknya empat, terus karena kondisi COVID ini jadi dia diberhentiin kerja, yang anak laki," ujar Trimah.
Meski demikian, ia berharap tiga anaknya masih terbuka pintu hatinya untuk mau merawatnya. Trimah juga suatu saat masih bisa dijemput anaknya.
"Ya, mudah-mudahan terbuka pintu hatinya nanti. Masih sayang sama kita. Masih ngambil kita, gitu. Masih nengokin kita gitu. Sewaktu-sewaktu, gitu saja," tutur Trimah.
Adapun penanggungjawab Griya Lansia, Nur Hadi Rahmat, menjelaskan status Trimah ditanggung penuh oleh pihaknya. Tak ada biaya sama sekali alias gratis.
Namun, ia berharap agar kejadian seperti ini terulang kembali ke depannya. Lalu, harapan kedua agar anak kandung mau merawat Trimah.
"Harapan kami supaya anaknya mau merawat lagi orangtuanya. Kan di sini ada tiga seperti ini (Ibu Trimah)," ujar Nur Hadi.
Sebelumnya, viral di media sosial terkait ada anak kandung yang mengirimkan ibunya yang sudah tua renta ke panti jompo. Netizen geram karena surat pernyataan yang ditandatangani tiga anak kandung Trimah terdapat kalimat kurang pantas.
Kalimat itu sebagai berikut: Bersepakat untuk menyerahkan perawatan orangtua kami kepada Griya Lansia Kusnul Khatimah Malang dikarenakan kesibukan masing-masing."
Lalu, ada juga kalimat "Apabila orangtua kami meninggal dunia, kami menyerahkan proses pemakaman orangtua kami kepada Griya Lansia Husnul Khatimah".
Baca juga: Dikirim ke Panti Jompo, Trimah Masih Berharap Dijemput Anaknya
