Warga Agam Temukan Tikus Langka yang Mengeluarkan Bau Tajam

Seekor tikus bulan (Echinosorex gymnura) yang ditemukan warga Kabupaten Agam, Su
Sumber :
  • ANTARA

Tikus bulan merupakan hewan nokturnal yang hidup secara soliter dan biasa menandai wilayahnya dengan sekresi berbau menusuk dan tajam seperti bau amonia. Mereka tinggal di dalam sarang dalam liang, akar, dan kayu.

img_title Benarkah Hantavirus Menular dari Manusia ke Manusia?

Tikus bulan memakan invertebrata seperti cacing tanah, serangga, lipan, kalajengking, kaki seribu, kepiting, dan moluska. Juga memakan katak dan ikan kecil serta buah. "Berkembang biak sepanjang tahun dengan masa kehamilan antara 30-40 hari," katanya.

Daerah sebarannya meliputi Semenanjung Malaya (Malaysia, Thailand, dan Myanmar), Sumatera, dan Kalimantan (Indonesia, Malaysia, dan Brunei Darussalam). Habitatnya adalah hutan primer dan sekunder pada dataran rendah, hutan bakau, hingga perkebunan, terutama di daerah yang agak basah.

img_title Minum Kopi Campur Racun Tikus Usai Diputusin, Pemuda Tasikmalaya Nyaris Tewas di Pinggir Jalan

Tikus bulan bisa hidup di hutan hujan, dataran rendah, rawa mangrove, hingga perkebunan. Namun, satwa itu suka dengan tempat yang lembap. Karena itu, di mana pun mereka tinggal, mereka akan membuat rumah di dekat sungai atau rawa.

Jumlah populasi secara global tidak diketahui secara pasti. Namun diperkirakan masih cukup umum. Oleh IUCN Red List dikategorikan dalam status konservasi Least Concern. (ant)

img_title Ngeri! 3 Potong Tulang Manusia Ditemukan di Lokasi Banjir Kabupaten Agam

Banjir di Kabupaten Agam, Sumatera Barat

Sungai Batang Kumayo dan Batang Rangeh Meluap, Kabupaten Agam Dilanda Banjir

BPBD Kabupaten Agam mencatat dua jorong di Nagari Sungai Batang, Kecamatan Tanjung Raya, direndam banjir akibat meluapkan air sungai di daerah itu pada Senin siang.

img_title
VoxPop.co.id
3 Agustus 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut