Cerita Irjen Iqbal Bebaskan Lahan Sirkuit Mandalika Tanpa Konflik
- Istimewa
VoxPop – Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno memberikan penghargaan kepada Kapolda NTB, Irjen Mohammad Iqbal, Danrem 162/Wira Bhakti Brigjen TNI Ahmad Rizal Ramdhani dan Satgas percepatan penyelesaian masalah lahan di Sirkuit Mandalika.
Penyelesaian lahan di Pertamina Mandalika Internasional Street Circuit atau yang lebih dikenal Sirkuit Mandalika dapat selesai tepat waktu tanpa konflik, berkat upaya Kapolda NTB, Danrem 162/Wira Bhakti dan Satgas.
Atas nama negara, Sandiaga menguncapkan banyak-banyak terima kasih kepada Irjen M Iqbal dan Satgas. Ia mengakui banyak kendala dalam pembangunan terutama permasalahan lahan, namun bisa teratasi.
"Tapi bapak-bapak memberikan satu contoh kepemimpinan leadership, mengayomi, merangkul dan alhamdulillah ITDC Mandalika Internasional Sirkuit selesai tepat waktu," kata Sandiaga dikutip Jumat, 5 November 2021.
Menurut mantan Wagub DKI Jakarta itu, sumbangsih Kapolda NTB dan jajaran sangat luar biasa dalam permasalahan ini. Menurut dia banyak manfaat dengan selesainya sirkuit yakni tepat waktu, tepat manfaat dan tepat sasaran.
"Harapan kita memberikan peluang membuka lapangan kerja sehingga ekonomi kita bankit, masyarakat bisa bangkit dan masyarakat bisa berkegiatan di tengah-tengah pandemi. Dan mudah-mudahan kesejahteraan masyarakat di Lombok Tengah dan NTB meningkat," katanya.
Tak lupa Sandiaga memberikan pantun untuk berterima kasih kepada Kapolda dan jajaran penerima penghargaan.
"Pergi ke Mandalika jangan lupa kulineran, menunya istimewa rasanya menggiurkan, Pak Iqbal program protokol kesehatan harus ditingkatkan, bersama pak Kasrem kita dorong pariwisata agar mampu bertahan," kata Sandiaga.
Forkompimda NTB menerima penghargaan dari Menparekraf Sandiaga Uno
- Istimewa
Tak hanya dari Sandiaga, penghargaan juga diberikan oleh Direktur Utama PT ITDC, Abdulbar M Mansor. Tanpa satgas percepatan penyelesaian lahan yang digagas Irjen M Iqbal, sirkuit dan penyelenggara balap internasional World Superbike dan Motor GP tidak akan pernah terwujud.
Abdulbar mengakui tidak akan bisa berdiri di sirkuit Mandalika jika tidak ada peran mereka. Melalui pendekatan yang humanis, sehingga penyelesaian lahan seluas 6,4 hektar yang dihuni 120 masyarakat bisa selesai tanpa ada ekses.
"Ini tak akan terjadi dengan lancar tanpa peran Forkopimda terutama pak Kapolda dan jajarannya termasuk satgas serta Forkopimda NTB," tandasnya.
