6 Fakta Perjalanan KH Yahya Cholil Staquf Resmi Jadi Ketum PBNU
- VoxPop/M Ali Wafa
Kerap Jadi Pembicara Internasional
Naib Amirul Hajj Indonesia, KH Yahya Cholil Staquf
- VoxPop.co.id/Beno Junianto
Mantan Anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) 2014-2019 ini kerap menjadi pembicara internasional di luar negeri. Salah satu yang sempat menjadi polemik yaitu kehadiran Gus Yahya sebagai pembicara dalam forum American Jewish Committee (AJC) di Israel.
Dalam forum itu, Gus Yahya menyuarakan menyerukan konsep rahmat, sebagai solusi bagi konflik dunia, termasuk konflik yang disebabkan agama. KH Yahya Cholil Staquf akhirnya terpilih menjadi Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (Ketum PBNU) periode 2021-2026.
Kalahkan Lawan KH Said Aqil Siradj
Ketua Umum PBNU Terpilih KH Yahya Cholil Staquf memeluk KH Said Aqil Siroj
- VoxPop/Syaefullah
Pemilihan Ketum atau Ketua Tanfidziyah PBNU ini dilakukan secara voting dalam rangkaian Muktamar ke-34 NU yang digelar di Lampung, Jumat (24/12/2021). Diinformasikan bahwa Yahya Cholil terpilih menjadi Ketum PBNU usai mengantongi 337 suara. Dia unggul dari calon lainnya yakni KH Said Aqil Siroj yang mengantongi 210 suara. Sementara, ada satu suara abstain.
Sebelumnya, dalam penjaringan bakal calon Ketum PBNU, Yahya Cholil Staquf ini unggul setelah mengumpulkan 327 suara. Sementara petahana, Said Aqil Siroj, menempati posisi kedua dengan perolehan 205 suara.
Di tempat ketiga ada As'ad Said Ali yang mengantongi 17 suara, lalu Marzuqi Mustamar 2 suara, Ramadhan Buayo 1 suara, abstain 1 suara, dan 1 suara batal. Sehingga hanya 552 suara atau berkurang 6 suara dari total 558 muktamirin yang memiliki hak suara.
Berdasarkan ketentuan AD/ART PBNU, yang dinyatakan lolos sebagai calon ketua umum hanya dua kandidat saja, yakni Gus Yahya dan Kiai Said karena mengumpulkan lebih dari 99 suara pada penjaringan bakal calon.
