Haris Pertama Laporkan Ferdinand Hutahaean ke Bareskrim Polri

Ketua Umum KNPI, Haris Pertama.
Sumber :
  • Dok. KNPI.

VoxPop – Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) melaporkan mantan politisi Partai Demokrat, Ferdinand Hutahaean ke Bareskrim Polri pada Rabu 5 Januari 2022. Sebelumnya ia juga dilaporkan aktivis Islam di Sulawesi Selatan.

img_title Usai Viral Cuitan Lawasnya Sentil Orang Jakarta, Ridwan Kamil Minta Maaf: Mari Kita Move On

Pelaporan tersebut terkait cuitan ‘Allahmu lemah harus dibela, Allahku luar biasa tak perlu dibela’. Diduga, cuitan Ferdinand diakun twitter pribadinya itu mengandung kebencian suku, agama, ras dan antargolongan (SARA).

“Tujuan datang ke Bareskrim hari ini DPP KNPI ingin melaporkan Ferdinand Hutahaean karena tweet dia yang benar-benar meresahkan dan merusak kesatuan serta membuat gaduh, Ferdinand tidak Pancasilais,” kata Ketua DPP KNPI Haris Pertama di Gedung Bareskrim Polri.

img_title Cuitan Lama Disorot, Pramono Anung: Twitter Era 2010 Itu Bercanda

Dalam laporannya, Haris menyertakan barang bukti berupa screenshoot cuitan Ferdinand yang sudah terlanjur viral di media sosial Twitter. Jelas dia, Ferdinand dilaporkan terkait dugaan melanggar Undang-Undang Informatika dan Transaksi Eekteonik (UU ITE) serta dugaan penistaan agama.

“Kita minta hari ini penegak hukum Kepolisian Republik Indonesia, saya yakin bisa menyelesaikan persoalan ini agar tidak selalu terjadi kegaduhan di masyarakat. Dan Ferdinand harus segera ditangkap,” ujarnya.

img_title 8 Cuitan Lawas Ridwan Kamil Disorot Netizen, Sebut DPR Dewan Penipu Rakyat

Pegiat media sosial sekaligus eks politikus Demokrat Ferdinand Hutahaean

Photo :
  • Instagram @ferdinand_hutahaean

Ia menilai cuitan Ferdinand telah membuat kegaduhan dan perpecahan antar umat beragama, serta merusak kesatuan. Menurutnya, Ferdinand tidak Pancasilais dengan membanding-bandingkan seperti yang dituliskan di akun Twitter.

“Kita lihat kan hari ini Ferdinand sudah meminta maaf, tapi kan nggak bisa meminta maaf, jadi penegakan hukum harus juga ditegakkan,” jelas dia.

Saat ini, Haris masih melakukan proses membuat laporan sehingga belum ada nomor laporan polisi sampai berita ini ditayangkan.

Sebagai informasi, nama Ferdinand Hutahaean menjadi perbincangan usai mengunggah kalimat kontroversi yang diduga sebagai penistaan agama melalui akun Twitternya @FerdinandHaean3 pada 4 Januari 2022.

Usai unggahan itu, tagar #TangkapFerdinand pun trending di media sosial Twitter. Banyak yang mengecam cuitan Ferdinand Hutahaean atas dugaan penistaan agama.

"Kasihan sekali Allahmu ternyata lemah harus dibela. Kalau aku sih Allahku luar biasa, maha segalanya, DIA lah pembelaku selalu dan Allahku tak perlu dibela,” demikian tulis Ferdinand dalam akun Twitternya, @FerdinandHaean3.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut