Mau Dijemput Paksa, Haris Azhar: Kecewa Saya Belum Mandi

Direktur Lokataru Haris Azhar datangi Polda Metro Jaya.
Sumber :
  • VoxPop.co.id/ Foe Simbolon

VoxPop – Direktur Lokataru, Haris Azhar kecewa lantaran penyidik Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Metro Jaya coba menjemput paksa dirinya, Selasa pagi 18 Januari 2022. Bagaimana tidak, Haris mengklaim belum mandi.

img_title Prabowo Rapat Bareng Luhut Dkk di Hambalang, Bahas Penyempurnaan GovTech

"Saya sih bukan apa-apa. Saya kecewanya karena saya belum mandi. Kira-kira begitu," ujar dia di Markas Polda Metro Jaya, Selasa 18 Januari 2022.

Dirinya menyebut, upaya jemput paksa terhadapnya dilakukan oleh penyidik sekitar pukul 08.00 WIB. Saat itu, Haris mengaku sedang berada di Kantor Lokataru di kawasan Jakarta Timur. 

img_title Kejurnas Atletik 2026 Resmi Bergulir, Luhut: Dari Sini Lahir Juara Masa Depan Indonesia

Baca juga:Mendag: Besok Minyak Goreng Rp14.000 Serentak di Ritel Modern

Dia berdalih sejatinya tak ada masalah untuk hadir hari ini. Namun, menurutnya tadi pagi itu penyidik terlalu mendadak.

img_title Tekankan Efisiensi, Luhut Pede Pelaksanaan Program MBG Makin Membaik Setahun ke Depan

"Sebenernya kami enggak ada masalah untuk hadir. Cuma ya tadi terlalu, apa istilahnya, dadakan lah ya," kata Haris.

Mau Dijemput Paksa

Ketua Advokasi Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI), M. Isnur, menyebut Koordinator Kontras Fatia Maulidiyanti mau dijemput paksa polisi, Selasa pagi 18 Januari 2022.

"Pagi ini, sekitar pukul 08.00 ada lima polisi datang ke tempat tinggal Fatia Maulidiyanti (Koordinator Kontras) mau jemput dan bawa ke Polda Metro Jaya. Alasan mau jemput paksa untuk pemeriksaan," kata dia kepada wartawan.

Namun, Fatia menolak. Isnur mengatakan Fatia akan datang ke Polda Metro Jaya jam 11.00 WIB hari ini.

Sementara itu, menurutnya ada satu mobil polisi yang stand by mengikuti. Begitu pun Direktur Lokataru, Haris Azhar, dia juga mengalami hal serupa.

Berawal dari Laporan Luhut

Luhut Binsar Panjaitan diperiksa di Polda

Photo :
  • VoxPop/M Ali Wafa

Luhut melaporkan Haris Azhar dan Fatia Maulida ke kepolisian karena merasa nama baiknya telah dicemarkan dan difitnah. Luhut melaporkan keduanya lantaran unggahan video berjudul 'Ada Lord Luhut di Balik Relasi Ekonomi-Ops Militer Intan Jaya' yang diunggah di akun YouTube Haris Azhar.

Video tersebut membahas laporan sejumlah organisasi, termasuk Kontras tentang bisnis para pejabat atau purnawirawan TNI, di balik bisnis tambang emas atau rencana eksploitasi wilayah Intan Jaya, Papua.

Upaya mediasi kedua belah pihak dilakukan pihak kepolisian, namun Haris Azhar dan Fati Maulida tidak hadir dalam proses mediasi dengan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Marves) Luhut Binsar Pandjaitan.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut