Nasib Apes Wabup Ende, Sehari Dilantik Lalu Dibatalkan Kemendagri
- tvOne
Selanjutnya, Gubernur juga mengimbau kepada semua pihak agar berkolaborasi untuk membangun NTT khususnya Kabupaten Ende.
“Bapak Gubernur meminta agar kita hentikan semua polemik yang terjadi hari ini. Dan mari kita fokus terhadap pembangunan di Nusa Tenggara Timur,” kata Prisila.
Diharapkan Gubernur, lanjut Prisila, Bupati Ende Djafar Achmad dan Wabup Erikos tetap menjalin soliditas dan melakukan konsolidasi serta merajut kembali persatuan dan kesatuan di Kabupaten Ende.
“Melanjutkan agenda pembangunan pada waktu yang tersisa 2 tahun lebih di Kabupaten Ende dan berkontribusi terhadap pembangunan di Nusa Tenggara Timur,” pungkasnya.
Proses pemilihan Erikos Emanuel Rede terjadi melalui Rapat Paripurna XIII DPRD Kabupaten Ende berlangsung di ruang Rapat Paripurna DPRD, Kamis 11 November 2021.
Erikos Emanuel Rede meraih 23 suara mengalahkan rivalnya Dominikus Minggu Mere, yang hanya memperoleh 6 suara. Erikos Emanuel Rede merupakan politisi Partai Nasdem sementara Dominikus Minggu Mere diusung Partai Golkar.
Kursi Wakil Bupati Ende kosong sejak 8 September 2019 saat Djafar Achmad yang saat itu sedang menjabat Wakil Bupati Ende diangkat menggantikan Bupati Ende Marsel Petu yang meninggal pada 26 Mei 2019 di RS Siloam Kupang.
Laporan Jo Kenaru/tvOne NTT
