Ganjar Pasang Badan untuk Korban Pelecehan Seksual di Jateng: Speak Up

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo
Sumber :
  • Istimewa

VoxPop – Kasus kekerasan seksual terhadap perempuan di Jawa Tengah harus menjadi perhatian serius. Data organisasi Legal Resource Centre Untuk Keadilan Jender dan HAM (LRC-KJHAM) mencatat, terdapat 80 kasus kekerasan terhadap perempuan. Dari total jumlah korbannya 120 orang, ada 84 orang yang menjadi korban kekerasan seksual.

img_title Kaesang Mau Nyaleg dari Dapil Puan Maharani di Pemilu 2029, Ini Kata Ganjar

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo memberi dukungan penuh kepada korban pelecehan seksual yang berani ‘speak up’ atas apa yang dialaminya. Ganjar berharap, sikapnya ini dibarengi kesadaran seluruh pihak untuk membantu dan memberikan keadilan bagi korban.

"Bagus, mereka percaya diri dan mengambil resiko ke publik, saya acungi jempol,” kata Ganjar, di kantornya, Kamis, 3 Februari 2022.

img_title Lansia 90 Tahun Jadi Korban Kekerasan Seksual di Grobogan, Polisi Lanjutkan Penyelidikan

Ganjar telah meminta dinas terkait untuk terus memonitor dan mengawal penyelesaian kasus-kasus tersebut. Apalagi Jawa Tengah juga bekerjasama dengan kepolisian. Bahkan ada ruang khusus untuk kasus ini. Namun, kurangnya literasi kepada masyarakat jadi kendala. 

"Yang kurang adalah lebih proaktif menyampaikan kepada masyarakat, kalau kamu mengalami situasi itu cepat lapor ke sini, jangan malu,” imbau Ganjar.

img_title Korban Dugaan Penganiayaan Oknum Polisi Sempat Dirawat di RS, Pulang karena Biaya Tak Ditanggung Pelaku

Ia memberi contoh, di beberapa daerah banyak pihak terlibat dalam penyampaian yang lebih masif. Terhadap kasus kekerasan atau pelecehan seksual terhadap anak, ia berharap penanganannya dilakukan secara khusus.

"Ada kejadian di Wonosobo dan ini ke pelajar terus kemudian ramai, teman-temannya membantu diviralkan. Saya bilang hati-hati, jangan sampai kalau diviralkan malah jadi menambah derita korban, jangan sampai mereka tertekan,” jelasnya.

Masyarakat, lanjutnya, harus lebih peduli pada kasus kekerasan dan pelecehan seksual. Ganjar siap pasang badan, jika ada korban yang ingin melapor tapi tidak berani.

"Kepada siapapun untuk cepat melapor kepada kita, agar kemudian tidak ada orang yang tau apalagi korbannya anak-anak, ini mesti kita lindungi,” tegasnya.

Laporan: Teguh Joko Sutrisno

Gedung Polda Metro Jaya, Sudirman

Polisi Minta Waktu Usut Kasus Dugaan Pelecehan Seksual Libatkan Oknum Pendeta

Oknum pendeta berinisial GS dilaporkan ke Polda Metro Jaya pada 19 Mei 2026 atas dugaan tindak pidana kekerasan seksual yang dilakukan di beberapa wilayah.

img_title
VoxPop.co.id
26 Juli 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut