8 Fakta Ritual Maut di Pantai Payangan, 11 Tewas, Anak Kecil Selamat
- tvOne
Rombongan Tunggal Jati Nusantara itu datang ke Pantai Payangan menggunakan sejumlah kendaraan secara bersamaan. Sebagian besar mereka merupakan warga yang tinggal di permukiman kota Kabupaten Jember, berdasarkan keterangan si pemimpin kelompok.
5. Ritual pertama di Pantai Payangan
Komandan TNI Komando Distrik Militer 0824/Jember Letkol Batara Pangaribuan mengatakan bahwa selama ini belum pernah ada ritual laut yang digelar di Pantai Payangan, Desa Sumberejo, Kecamatan Ambulu, Jember, Jawa Timur.
"Belum pernah ada ritual seperti ini; baru ini ada kejadian ritual di pantai ini," jelas Batara, saat diwawancara tim tvOne, Minggu, 13 Februari 2022.
6. Seorang anak selamat
Rombongan kelompok itu datang di Pantai Payangan dengan mengendarai mini bus Elf dan tiba di pantai selatan di Dusun Watu Ulo, Desa Sumberjo, Kecamatan Ambulu, pada Sabtu malam.
"Ada 24 orang dari rombongan kelompok Tunggal Jati Nusantara yang tiba di Pantai Payangan, pada Sabtu, 12 Februari 2022, pukul 23.00 WIB, namun 20 orang melakukan ritual, dan 4 orang berada di atas," kata Kepala Polsek Ambulu AKP Makruf saat dikonfirmasi per telepon di Jember.
Keempat orang itu, menurut polisi, merupakan tiga orang sopir yang membawa para peserta ritual dari kelompok bernama Tunggal Jati Nusantara dan seorang lagi merupakan anak kecil. Rombongan menggunakan tiga kendaraan, antara lain Isuzu Elf, Toyota Avanza, dan Datsun.
7. Korban sudah ditemukan
Sebanyak 11 korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia dan 13 korban dinyatakan selamat setelah terseret arus laut ketika menggelar ritual di pesisir Pantai Payangan Kabupaten Jember, Jawa Timur, oleh tim SAR gabungan pada Minggu, 13 Februari 2022.
"Sebelas korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia di sekitar perairan Pantai Payangan Jember baik dalam kondisi mengambang atau berada di pesisir pantai," kata Komandan Tim Basarnas Jember Jatmika di Pantai Payangan Jember.
Rombongan Kelompok Tunggal Jati Nusantara yang dipimpin Hasan bersama rombongan lain secara estafet dari Kecamatan Panti, Patrang, Sukorambi, Sumbersari, Ajung, dan Jenggawah sebanyak 24 orang, termasuk satu orang sopir menggunakan minibus Elf dengan Nopol DK-7526-VF berangkat menuju Pantai Payangan, Desa Sumberejo, Kecamatan Ambulu pada Sabtu malam.
