Kisah 3 Korban Begal Jadi Tersangka, Ada yang Bela Kehormatan Pacar

Pelajar bunuh begal untuk membela diri
Sumber :

3. Santri asal Madura Dibegal, Pelaku Dibacok 

img_title Viral Pemuda Ngaku Jadi Korban Begal hingga Jari Putus Demi Konten, Padahal Potongan Wortel

Santri asal Madura, Jawa Timur, bernama Irfan Bahri (19) sempat pasrah setelah aparat kepolisian dari Polres Bekasi Kota menetapkannya sebagai tersangka pembunuhan begal. Namun setelahnya, Kapolres Bekasi Kota mengklarifikasi ucapan anak buahnya dan menyebut status Irfan sebagai saksi.

Kasus pembegalan dialami Irfan saat bersama rekannya Achmad Rofiki sedang liburan di Bekasi pada 23 Mei 2018. Saat berada di Flyover Summarecon Bekasi untuk berfoto, Irfan dan rekannya dihampiri dua pelaku begal bernama Aric Syafuloh alias AS, dan satu lagi bernama Indra Yulianto alias IY.

img_title Polda Metro Jaya Bongkar 769 Kasus Curanmor dalam Operasi Berantas Jaya 2026, 729 Tersangka Ditangkap

Irfan (kemeja hitam) dan Ropik (kemeja merah) yang duel melawan begal di Bekasi

Photo :
  • VoxPop.co.id/ Dani (Bekasi)

Pelaku mengeluarkan celurit dari balik jaket dan meminta telepon genggam milik Rofiki. Karena merasa terancam Rofiqi memberikan HP tersebut ke pelaku. Pelaku juga mengancam Irfan dan meminta HP-nya sambil menodongkan celurit. Saat itu Irfan melawan. 

img_title Menteri Pigai soal Sayembara Tangkap Begal: Tidak Etis, Semoga Cuma Guyon

Pelaku Aric mencoba mengayunkan celurit ke arah Irfan namun ditangkis Irfan dengan tangan hingga lengannya robek akibat sabetan celurit.

"Saya tangkis, langsung saya tendang kakinya, jatuhlah dia, saat jatuh itu saya langsung ambil celuritnya dan balik membacok pelaku," kata Irfan.

Pelaku yang bersimbah darah berusaha kabur melarikan diri. Namun, Irfan menyerang dengan celurit sambil meminta HP temannya dikembalikan. Pelaku pun mengembalikannya dan langsung kabur.

Irfan dan Rofiqi langsung menyambangi klinik terdekat dan melaporkan kasus tersebut ke Polres Bekasi Kota, sambil membawa barang bukti berupa celurit dan topi milik pelaku.

Sedangkan nasib kedua pelaku, Aric diketahui meninggal dunia akibat luka sabetan celurit dan Indra mengalami luka parah dan mendapatkan perawatan di Rumah Sakit Anna Medika sebelum akhirnya dipindahkan ke RS Kramat Jati.

Irfan menegaskan, ia sendiri melawan hanya untuk bertahan agar ia dan temannya tidak mati. "Soalnya kalau enggak ngelawan saya yang mati," ujarnya

Kasus yang dialami santri asal Madura ini mendapat perhatian dari mantan Ketua Mahkamah Konstitusi Mahfud MD yang melaporkan kasus tersebut ke Presiden Jokowi. Atas atensi tersebut, Polres Bekasi Kota memberikan penghargaan kepada Irfan dan Rofiki karena keberaniannya melawan begal.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut