Catat! Ini Hal Penting Tentang Cara Daftar Tabungan Haji

Jemaah haji memulai awal prosesi haji dari kawasan Mina, Kota Mekah
Sumber :
  • spA

VoxPop Nasional – Tabungan haji adalah cara mengumpulkan dana secara syariah bagi mereka yang ingin berangkat ke Mekah tapi menghadapi kendala uang. Berangkat menunaikan ibadah haji memang memerlukan dana yang relatif besar.

img_title Tips Ziarah di Kota Madinah Jelang Kepulangan Jemaah Haji ke Tanah Air

Biaya perjalanan haji rata-rata di atas Rp 30 juta. Membuka tabungan haji menjadi pilihan dari banyak pihak untuk mengantisipasi kemungkinan uang tabungan terkuras untuk hal-hal yang tidak menjadi prioritas.

Bank pun menyediakan opsi tabungan haji dalam produk. Sebelum membuka tabungan haji, ada baiknya mengenal seluk-beluk tabungan haji.

img_title 7 Tips Menjaga Kesehatan dan Kebugaran Usai Puncak Haji hingga Jelang Kepulangan ke Tanah Air

Pengertian Tabungan Haji

Tabungan haji adalah produk perbankan yang ditujukan untuk memfasilitasi masyarakat dalam merencanakan tabungan untuk berangkat haji.

img_title Tips Berziarah di Mekah Usai Puncak Haji dan Menjelang Kepulangan ke Tanah Air: Maksimalkan Ibadah di Tanah Suci

Mengacu pada Undang-Undang Nomor 34 Tahun 2014 Pasal 46 tentang Pengelolaan Keuangan Haji, pengelolaan keuangan haji wajib dilakukan melalui bank umum syariah dan/atau unit usaha syariah dan dapat ditempatkan atau diinvestasikan.

Dalam mengelola dan haji ini, bank umum syariah dan/atau unit usaha syariah harus sesuai dengan prinsip syariah dengan mempertimbangkan aspek keamanan, kehati-hatian, nilai manfaat dan likuiditas.

Manfaat Tabungan Haji

Ada berbagai manfaat tabungan haji, seperti: Uang tersimpan lebih aman. Bisa auto debit dari tabungan utama setiap bulannya untuk masuk ke tabungan haji, atau bisa juga menyetor uang secara tunai di bank.

Ketika dana sudah mencapai nominal tertentu, bank biasanya akan memberitahu nasabah untuk mendaftar ke Departemen Agama setempat, sehingga bisa menunggu waktu hingga bertahun-tahun.

Jika uang belum cukup dalam satu tahun sebelum kedatangan, biasanya bank akan meminta untuk memenuhi kebutuhan tersebut sehingga ketika berangkat haji dananya sudah terpenuhi. Namun bila sudah mencukupi, tetap diperbolehkan untuk terus menabung karena dapat digunakan sebagai uang saku ketika haji.

Memudahkan nasabah mendapatkan porsi keberangkatan haji karena sistem yang telah terhubung langsung dengan Sistem Komputerisasi Haji Terpadu (SISKOHAT) yang berada dalam satu provinsi dengan nasabah domisili.

Syarat Membuka Tabungan Haji

Syarat membuka tabungan ini mudah. Calon cukup cukup KTP/SIM. Siapkan pula setoran awal minimum sesuai ketentuan masing-masing bank. Rata-rata setoran awal di bank adalah sebesar Rp 100.000, sementara setoran selanjutnya adalah minimal Rp 100.000.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut