7 Tips Menjaga Kesehatan dan Kebugaran Usai Puncak Haji hingga Jelang Kepulangan ke Tanah Air

Petugas haji sedang mengarahkan jalan ke jemaah di Miqat Bir Ali Madinah
Sumber :
  • MCH 2025

Jakarta, VoxPop – Puncak ibadah haji telah usai—jamaah telah menjalani wukuf di Arafah, mabit di Muzdalifah, melontar jumrah di Mina, hingga tawaf dan sa’i. Namun, perjalanan haji belum selesai sepenuhnya. Masih ada masa tunggu menjelang kepulangan ke Tanah Air yang tak kalah penting untuk dijaga, terutama dari sisi kesehatan dan kebugaran tubuh.

img_title Komisi VIII DPR Usul Kementerian Haji Bentuk Badan Layanan Umum untuk Kelola Asrama Haji

Berikut ini adalah sejumlah tips praktis menjaga kesehatan setelah puncak haji hingga masa menjelang pulang ke Indonesia, agar Anda tetap bugar dan siap kembali ke tanah air dalam kondisi sehat:

1. Berikan Waktu untuk Tubuh Beristirahat

img_title Bank Mega Syariah Serahkan Grand Prize Voucher Haji Khusus Senilai Rp 245 Juta

Setelah melalui rangkaian ibadah fisik yang intens, tubuh Anda perlu istirahat yang cukup. Jangan memaksakan diri untuk terus beraktivitas seperti berbelanja, ziarah, atau keluar hotel setiap hari. Gunakan waktu untuk memulihkan stamina dengan tidur cukup dan mengurangi aktivitas di luar ruangan, terutama saat cuaca panas.

2. Perhatikan Asupan Nutrisi dan Hidrasi

img_title Menhaj: Jumlah Antrean Haji Capai 5,8 Juta Orang, Tiap Tahun Terus Bertambah

Kelelahan seringkali diperparah oleh pola makan yang tidak seimbang. Pastikan Anda tetap mengonsumsi makanan bergizi yang mengandung protein, serat, dan vitamin. Jangan lupa untuk minum air putih secara teratur—setidaknya 2 liter per hari—untuk mencegah dehidrasi, terutama di tengah cuaca panas Makkah dan Madinah.

Wakil Kepala BP Haji Dahnil Anjar Simanjutak dan Para Jemaah Haji Lansia

Photo :
  • BP Haji RI

3. Lanjutkan Konsumsi Obat atau Vitamin Pribadi

Bagi jamaah yang memiliki riwayat penyakit tertentu seperti diabetes, hipertensi, atau asma, sangat penting untuk melanjutkan pengobatan sesuai anjuran dokter. Jangan menghentikan konsumsi obat tanpa konsultasi. Jika perlu, mintalah bantuan petugas kesehatan kloter untuk pemeriksaan ringan atau pengingat jadwal obat.

4. Gunakan Masker dan Hindari Kerumunan Jika Tidak Penting

Setelah puncak ibadah, banyak jamaah mulai melakukan aktivitas santai seperti belanja dan wisata religi. Namun, kondisi tubuh yang mulai menurun bisa membuat Anda lebih rentan terhadap penyakit seperti flu, batuk, atau infeksi saluran pernapasan. Gunakan masker di tempat ramai dan hindari kontak dekat dengan jamaah lain yang sedang sakit.

5. Lakukan Peregangan dan Jalan Ringan Setiap Hari

Meski disarankan untuk banyak istirahat, bukan berarti tubuh dibiarkan sepenuhnya tidak bergerak. Lakukan peregangan ringan atau jalan kaki di sekitar hotel untuk menjaga sirkulasi darah tetap lancar, terutama bagi jamaah usia lanjut yang berisiko mengalami pembekuan darah saat perjalanan udara pulang nanti.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut