Kebutuhan Darah Meningkat, Pekerja Pabrik Pengolah Limbah Donor Darah

Sejumlah karyawan perusahaan pengolah limbah bahan beracun berbahaya (B3), PT Prasadha Pamunah Limbah Industri (PPLI), mengikuti kegiatan donor darah di gedung Training Center PPLI, Desa Nambo, Klapanunggal, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.
Sumber :
  • VoxPop/Muhammad AR

VoxPop Nasional – Sejumlah karyawan perusahaan pengolah limbah bahan beracun berbahaya (B3), PT Prasadha Pamunah Limbah Industri (PPLI), mengikuti kegiatan donor darah di gedung Training Center PPLI, Desa Nambo, Klapanunggal, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

img_title Rupiah Balik Melemah ke Rp 18.013 usai Rilis soal Ekspansi PMI Manufaktur dan Deflasi Juli 2026

Donor darah itu, selain bermanfaat bagi kesehatan orang yang mendonor, juga untuk memenuhi stok darah Palang Merah Indonesia (PMI) setempat dan Kota Sukabumi, seiring kebutuhan darah untuk transfusi yang meningkat akhir-akhir ini.

"Donor darah ini bermanfaat bagi pendonornya karena memperbarui darah baru, apalagi laki-laki," kata Eneng Nurfaridah, Kepala Seksi Mobile Unit dan Pengambilan Darah PMI Kota Sukabumi, saat membuka posko donor darah di kompleks pabrik PPLI, Selasa, 19 Juli 2022.

img_title PMI Manufaktur Tunjukkan Sinyal Positif, Kadin Ingatkan Industri Belum Pulih Secara Kuat

"Dan donor sangat dibutuhkan masyarakat untuk yang anemia, pasca-melahirkan, operasi, dan saat ini sangat dibutuhkan untuk pasien demam berdarah, lagi meningkat," katanya.

Sejumlah karyawan perusahaan pengolah limbah bahan beracun berbahaya (B3), PT Pr

Photo :
  • VoxPop/Muhammad AR
img_title Kejar Swasembada, Pemerintah Wajibkan Pabrik Gula Punya Kebun Tebu Sendiri

PMI, kata Eneng, mendistribusikan darah ke seluruh rumah sakit berbagai daerah, terutama di wilayah Sukabumi. Makin banyak pendonor kian mendorong masyarakat untuk ikut berdonor darah.

Stok darah, katanya, tidak bisa ditebak, tetapi kebutuhannya bisa meningkat setiap hari, apalagi banyak orang sakit dan ibu melahirkan dirawat di rumah sakit dan memerlukan transfusi darah. Karena itu stok darah harus selalu tersedia.

Hal itu mendorong banyak pekerja berbondong-bondong untuk mendonorkan darahnya. Salah satu karyawan mengaku kondisi badannya makin bugar setelah rutin berdonor darah. "Saya paling sering donor darah, kalau di perumahan saya PMI Klapanunggal, juga sering; saya merasa badan sehat, lega, kalau habis donor," kata Zelli, staf PPLI.

Di posko donor, Manajer Kesehatan dan Keselamatan Kerja PPLI Agus Kartiwan mengatakan, kegiatan donor darah itu sudah memasuki tahun ketiga yang diadakan setiap tiga bulan. Dalam kegiatan donor, perusahaan bekerja sama dengan PMI di berbagai wilayah, seperti Kabupaten Bogor dan Kota Sukabumi.

"Kami berharap kita menjalankan terus karyawan dan tidak hanya di sini tetapi di mana saja. Ini sangat bagus, aksi sosial membantu sesama. Apa yang kita mampu, apa yang kita bisa, ya, berbagi dengan niat meraih keridaan ibadah," ujar Agus.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut