Fakta-fakta Kopda Muslimin Suruh Babi Bunuh Istri, Ditemukan Tewas
- Youtube Polda Jateng
Ketika istrinya sekarat akibat dua peluru bersarang yang ditembakkan Babi ke tubuhnya, Kopda Muslimin malah meninggalkannya di rumah sakit. Ia menuju sebuah minimarket yang berada 300 meter dari rumah sakit. Di sana, para pelaku sudah menunggu bayaran dari Kopda Muslimin.
“Diberikan uang 120 juta kepada pelaku sebagai kompensasi,” kata Irjen Ahmad Luthfi saat konferensi pers.
Motif pembunuhan karena ada orang ketiga
Kapolrestabes Semarang menjelaskan peran para pelaku penembakan istri TNI
- ANTARA/ I.C.Senjaya
Dikabarkan memang Kopda Muslimin telah lama merencanakan pembunuhan terhadap istrinya. Motifnya karena dia memiliki hubungan gelap dengan wanita lain.
“Motifnya punya pacar lagi. Delapan saksi sudah kita periksa termasuk pacarnya berinisial W,” kata Kapolda.
Pacar Kopda Muslimin sempat diajak kabur
Dari keterangan W, Kopda Muslimin sempat mengajak pacarnya melarikan diri usai penembakan terhadap istrinya. Namun, W tidak mau.
“Pacarnya W dilakukan pengamanan dan memberi keterangan bahwa dia (Kopda M) sempat lari usai kegiatan ini (penembakan) tapi pacarnya tidak mau,”ujarnya.
Cara-cara mengerikan Kopral TNI suruh Babi bunuh istri
Para tersangka penembakan istfi TNI di Semarang saat dibawa ke Mapolda Jateng.
- Teguh Joko Sutrisno/ tvOne.
Menurut Kapolda Jawa Tengah Irjen Ahmad Luthfi, dari pengakuan pelaku penembakan, Kopda Muslimin juga pernah menyuruh Babi untuk menghabisi nyawa Rina dengan tiga cara lain.
Babi Cs mengaku pernah disuruh prajurit TNI itu membunuh Rina dengan cara meracuninya. Namun, Babi tak menjelaskan apakah dirinya melakukan rencana pembunuhan berencana itu.
Kemudian Kopda Muslimin juga pernah menyuruh Babi membunuh istri Kopda Muslimin dengan modus pencurian. Juga, Kopda Muslimin pernah merencanakan pembunuhan dengan cara menggunakan media ilmu hitam, yaitu santet.
Gunakan uang mertua untuk upah Babi Cs yang tembak istri Kopda M
Polisi menyebut uang Rp120 juta yang digunakan Kopda M untuk mengupah Babi Cs menghabisi nyawa istrinya itu diduga berasal dari mertuanya yang seharusnya digunakanuntuk biaya pengobatan.
“Jadi salah satu pegawai di rumah Kopda Muslimin ini di telepon untuk meminta uang kepada ibu mertuanya guna biaya rumah sakit,” kata Kapolrestabes Semarang Kombes Pol. Irwan Anwar di Semarang.
Pegawai yang bertugas merawat burung peliharaan Kopda Muslimin itu mengaku diperintahkan untuk mengambil uang Rp120 juta dari ibu mertua Kopda Muslimin dengan alasan untuk biaya rumah sakit.
