5 Fakta Tom Liwafa yang Terseret Judi Online Terkait Irjen Ferdy Sambo
- Instagram/tomliwafa
VoxPop Nasional – Siapa yang tak kenal dengan sosok Crazy Rich Surabaya Tom Liwafa? Namanya mulai dikenal publik lantaran mempunyai banyak super car atau mobil mewah.
Sebelum menjadi seseorang yang kaya raya, rupanya Tom membangun bisnis tersebut dengan susah payah. Namun, belakangan ini nama Tom Liwafa ikut terseret dalam kasus yang menjerat Ferdy Sambo.
Crazy Rich Surabaya, Tom Liwafa
- Instagram/tomliwafa
Tom dituduh sebagai kaki tangan jenderal polisi itu untuk judi online 303. Tom Liwafa juga dituduh sebagai pencuci uang dari hasil judi online 303.
Ia diduga mencuci uang setoran 303 lewat beberapa usaha legal yang kini dimilikinya. Untuk mengetahui lebih dalam, berikut ulasan soal fakta Tom Liwafa dalam kasus yang menjerat Ferdy Sambo:
1. Membantah Isu Tersebut
Crazy Rich Surabaya, Tom Liwafa
- Instagram/tomliwafa
Atas dugaan tersebut, Tom Liwafa angkat bicara. Dia mengaku tidak akan tinggal diam untuk menyikapi isu yang mencoreng nama baiknya. Dia bahkan sudah siap untuk diperiksa. Tapi bila terbukti tidak bersalah, maka akan mengambil tindakan tegas kepada oknum yang sudah menyebarkan isu tersebut.
"Pasti saya juga gak diam untuk menyikapi hal ini. Saya siap untuk diperiksa kapanpun itu. Namun jika tak terbukti sama sekali, pasti saya juga ambil langkah hukum. Karena sebagai warga Indonesia saya juga ada hak jawab. Saya tidak ada kaitannya dengan hoax tsb," ungkap Tom dalam storiesnya.
2. Merintis Bisnis
Tom Liwafa dan Bibi Ardiansyah
- Instagram/bibliss
Sebelum menjadi crazy rich seperti saat ini, Tom Liwafa pernah mengungkapkan dalam kanal YouTube Wakil Walikota Surabaya Ir H. Armuji M.H, ia menceritakan pengalamannya, termasuk saat tinggal di kos-kosan tahun 2008 silam sewaktu kuliah yang hanya dibayar Rp175 ribu.
Ia merintis bisnis bersama sang istri, yang ternyata memiliki peranan besar terhadap kesuksesannya sampai sekarang. Tom berpacaran dengan Delta Hesti tahun 2010 silam. Ia kemudian merintis bisnis online store bersama-sama. Usaha Tom dan Hesti kini diberi nama Hand made shoes by & Delvation Store.
Pada awalnya, ia juga pernah berjualan stiker dengan membayar lapak sekitar Rp10.000. Ketika itu, per hari hanya laku 3-4 buah saja. Tapi saat ini ia sudah bisa menjual 13.000 buah per hari. Bisnis tersebut yang memakai nama hand made shoes by ini diproduksi sendiri dan tidak memakai merek.
