Pengamat Sarankan Penutupan Wisma Atlet Dilakukan Secara Bertahap

Wisma Atlet Kemayoran
Sumber :
  • vivanews/Andry Daud

VoxPop Nasional – Sejak dibuka tanggal 23 Maret 2020, Wisma Atlet yang difungsikan sebagai Rumah Sakit Darurat COVID-19 (RSDC) kini akan dihentikan operasionalnya pada 31 Desember 2022. RSDC itu dibuka sebagai langkah cepat pemerintah untuk penanggulangan pandemi khususnya merawat pasien positif maupun suspect COVID-19 secara gratis.

img_title 729 Pelaku Begal dan Maling Motor di Jadetabek Disikat! Ratusan Roda Dua hingga Senjata Api Disita

Pengamat Kebijakan Publik Yoseph Billie Dosiwoda mengapresiasi pemerintah dalam hal penanganan pandemi COVID-19 yang berjalan selama dua tahun ini. Menurutnya, masyarakat merasakan kehadiran pemerintah di tengah pandemi dengan berbagai kebijakan kesehatan dan stimulus ekonomi, sehingga berhasil menangani keduanya berjalan beriringan.

"Kami sangat mengapresiasi pemerintah dalam mengatasi pandemi COVID-19, karena bukan soal angka pasien dan korban jiwa yang tinggi dua tahun selama pandemi ini ditangani pemerintah tapi bagaimana kegiatan ekonomi juga dapat berjalan, masyarakatnya merasakan pemerintah hadir dengan berbagai program stimulus mengatasi pandemi," kata Yoseph, Rabu 28 Desember 2022.

img_title Pertama Kali Sejak Pandemo Covid-19, China Gagal Capai Target Pertumbuhan Ekonomi

Petugas memeriksa berkas pasien COVID-19 saat tiba RS Darurat Wisma Atlet

Photo :
  • ANTARA FOTO/Galih Pradipta

Selain itu, kata Yoseph capaian vaksinasi kepada masyarakat untuk menciptakan kekebalan kelompok (herd immunity) melindungi masyarakat dari COVID-19 hingga vaksin kedua cukup tinggi.

img_title Bocah Perempuan 4 Tahun di Bekasi Tewas Dianiaya Ibu Tiri, Menteri PPPA Janji Kawal Kasusnya

Tercatat hingga 27 Desember vaksin dosis pertama 203.996.807 atau 86,93 persen dari total target. vaksin kedua 174.728.238 atau 74,46 persen dari target dan vaksin ketiga sejumlah 68.401.356 atau 29,15 persen.

"Dengan melihat kasus aktif terakhir per tanggal 27 Desember sebesar 16.575 dengan penambahan kasus baru sebesar 803 kasus secara nasional kita tidak boleh lengah. Apalagi memasuki libur tahun baru kita seharusnya semakin waspada dan tetap menerapkan protokol kesehatan dengan tetap memakai masker," ujarnya.

Yoseph berpendapat sebaiknya Wisma Atlet sebagai RSDC tidak tutup secara total untuk mengantisipasi terjadinya lonjakan menjelang aktivitas masyarakat di libur tahun baru, pasalnya ia mengatakan COVID-19 di luar negeri masih tinggi sehingga bisa memicu kenaikan angka COVID-19 dalam negeri.

"Jakarta masih menyumbangkan pasien Covid-19 di beberapa rumah sakit selain infonya saat ini ada 4 pasien infonya di RSDC Wisma Atlet, mengingat saat ini libur Nataru tinggi dilakukan oleh masyarakat. Aktivitas masyarakat ke luar negeri juga lumayan tinggi karena penerbangan sudah dibuka dan sepengetahuan kami mutasi virus Covid-19 terus berkembang variannya," ujarnya

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut