Muktamar Pemuda Muhammadiyah, Jatim dan Jateng Dukung Sukron

Pemuda Muhammadiyah Jaten dan Jatim di Muktamar Pemuda Muhammadiyah ke-18
Sumber :

VoxPop Nasional – Muktamar Pemuda Muhammadiyah ke-18 yang digelar di Balikpapan Kalimantan Timur, baru dibuka oleh Presiden Joko Widodo. Forum tertinggi ini, untuk memilih Pimpinan Pusat Pemuda Muhammadiyah periode selanjutnya.

img_title Rupiah Menguat ke Rp 18.008, Pasar Cermati Indikator Ekonomi dari Inflasi hingga Neraca Dagang

Ketua Pimpinan Wilayah Pemuda Muhammadiyah (PWPM) Jawa Tengah, Eko Pujiatmoko, menginginkan agar Ketua Umum PP Pemuda Muhammadiyah berikutnya bisa mengembalikan marwah Pemuda Muhammadiyah. Maka butuh energi baru untuk marwah Pemuda Muhamadiyah di bidang dakwah, ekonomi dan idiologi.

Maka pihaknya mendukung kandidat Ketua Umum Pemuda Muhammadiyah, Muhammad Sukron. Yang diyakini bisa mengembalikan marwah itu.

img_title Harapan Tokoh Muda NU Terhadap Hasil Muktamar

"Sehingga energi baru ini kita harapkan, dakwah dan ekonomi itu nanti hadir bersama kepemimpinan Muhammad Sukron," kata Eko, Rabu 22 Februari 2023.

Dijelaskan Eko, pihaknya akan terus mengawal Muktamar Pemuda Muhammadiyah ini berjalan sebagaimana mestinya. Jateng kata dia, mengirimkan bantuan anggota Kokam dalma pelaksanaan Muktamar itu.

img_title Bea Cukai Dinilai Sebagai Penjaga Perbatasan Ekonomi Indonesia

"Alhamdulillah kemudahan-kemudahan itu hadir. Kita kompak demi kemaslahatan gerakan kita," katanya.     

Sementara Ketua Pimpinan Wilayah Pemuda Muhammadiyah (PWPM) Jawa Timur, Dikky Shadqomullah, menegaskan peran Pemuda Muhammadiyah untuk bangsa yang sangat penting. 

"Kontribusi Pemuda Muhammadiyah cukuplah besar bagi umat dan bangsa Indonesia," ujar Dikky.

Pemuda Muhammadiyah, jelas dia, terus berproses menuju kedewasaan. Maka ke depan harus ada energi baru untuk membawa organisasi ini menjadi organisasi pemuda Islam modernis.

Sebagai organisasi otonom Muhammadiyah, jelasnya melanjutkan, merupakan aset yang harus terus bergerak dan bertumbuh. 

Menurut Dikky, energi baru Pemuda Muhammadiyah itu ada pada sosok Muhammad Sukron. Dimana organisasi ini harus modernis dan ada pada energi kebersamaannya. 

"Kita ingin ke depan budaya saling asah, asih, asuh itu bukan sekedar slogan, tapi tindakan," katanya. 

Sedangkan Sukron sendiri menegaskan, bahwa Muktamar Pemuda Muhammdiyah harus menjadi momentum untuk merajut ukhuwah antarkader. Juga menjadi momentum tepat untuk merefleksikan lagi visi perjuangan dan agenda nyata dalam menjawab persoalan.

Adanya kesamaan visi perjuangan dan agenda nyata untuk mengembalikan marwah Pemuda Muhammadiyah itu yang membuat PWPM Jateng dan PWPM Jatim mendorong Sukron untuk menjadi ketua umum Pimpinan Pusat Pemuda Muhammadiyah kedepan. 

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut