Viral Rumah di Tengah Proyek Tol Depok, Ternyata Sudah Lama Kosong

Arnaeh, warga RT 02/02 Limo, Depok
Sumber :
  • Galih Purnama/Depok

VoxPop – Rumah yang viral berdiri kokoh di tengah proyek Tol Cijago seksi 3B ternyata sudah lama tidak dihuni. Hal itu diungkapkan oleh warga sekitar yang mengatakan rumah tersebut sudah enam bulan dibiarkan kosong.

img_title Sosok Risya Azzahra Natakusumah, Anak Wagub Banten Dituding Pakai APBN untuk Nonton KPop, Dua Kali Gagal Jadi Caleg

Arnaeh, warga RT 02/02 Limo mengatakan, rumah tersebut sudah kosong sejak lama. sebelumnya rumah itu ditempati oleh salah seorang anak pemilik rumah. Namun sejak enam bulan lalu sudah kosong.

“Cuma anaknya doang, cuma anaknya pindah dan kosong enam bulan,” katanya, Senin (24/7/2023).

img_title Pasangan yang Bahagia dan Harmonis Ternyata Punya 9 Ciri Ini di Rumahnya!

Kepala Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kota Depok, Indra Gunawan

Photo :
  • Galih Purnama/Depok

Sebelumnya rumah tersebut dihuni oleh Hengky. Namun tidak diketahui alasan Hengky tidak menempati rumah itu lagi ketika pengerjaan proyek tol.

img_title 7 Game Terbaru Viral 2026, Evolusi Teknologi yang Membuat Pengalaman Bermain Semakin Imersif dan Kompetitif

“Kurang tahu kenapa (pindah). Pokoknya kalau kosong sudah enam bulan. Mas Hengky namanya (yang menghuni). Sekarang ngga pernah ada yang datang nengok,” ujarnya.

Warga sekitar juga tidak ada yang tahu alasan Hengky pergi dari rumah tersebut. Warga pun tidak ada yang tahu kemana Hengky pindah.

“Ada yang ninggalin, anaknya yang punya rumah terus ada proyek tol pindah, warga juga gada yang tahu,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kota Depok, Indra Gunawan mengatakan, saat ini persoalan rumah tersebut sudah selesai. Ahli waris sudah berkumpul dan dilakukan pembayaran.

“Alhamdulillah pada hari ini telah dilakukan proses pembayaran dan mungkin hari ini juga kontraktor bisa membongkar melakukan pembongkaran terhadap rumah tersebut tadinya ada masalah,” katanya.

Soal mekanisme pembayaran dilakukan oleh negara kepada pemilik bidang. Atau bisa juga dilakukan melalui dana talangan.

“Masalah pembayaran itu sebenarnya melalui pemerintah kepada masyarakat, tapi kalau legal hukumnya bisa saja itu dibayarkan melalui dana talangan. Kalau masalah pembayaran lebih baik ke TLKJ karena pembayaran ada pada pejabat pembuat komitmen,” pungkasnya. 

Kacamata pintar.

Membongkar Kacamata Pintar untuk Rekam Video: Di Balik Kemudahannya Tersimpan Risiko Penyalahgunaan

Kacamata pintar makin populer untuk merekam video. Simak manfaat, risiko penyalahgunaan, serta pelajaran dari kasus perekaman tanpa izin yang memicu perdebatan privasi.

img_title
VoxPop.co.id
3 Agustus 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut