Sosok Jenderal Omar Tchiani, Komandan Paspampres yang Dituduh Dalang Kudeta Niger

Kepala Pasukan Pengamanan Kepresidenan Niger Jenderal Omar Tchiani
Sumber :
  • Ist

Niger – Kudeta militer pecah di Niger, negara yang dikelilingi daratan di Afrika Barat. Pasukan pengawal kepresidenan yang dipimpin Jenderal Omar Tchiani mengambilalih Istana Kepresidenan di Niamey, pada Rabu, 26 Juli 2023 dan menahan Presiden Mohamed Bazoum di dalamnya. 

img_title Daftar Jenderal Bintang 3 Polri Pensiun Tahun Ini, Ada Karyoto hingga Fadil Imran

Insiden ini memicu kekhawatiran regional dan internasional tentang ketidakstabilan di negara yang merupakan sekutu penting bagi kekuatan Barat yang membantu memerangi pemberontakan di wilayah Sahel.

Militer mengumumkan bahwa semua institusi pemerintahan ditangguhkan, perbatasan darat dan udara ditutup dan jam malam diberlakukan.

img_title Prabowo Ingatkan Pati TNI Jangan Jadi 'Jenderal Salon': Sesekali Sepatu dan Celananya Harus Kotor

Presiden Bazoum ditahan di dalam istana kepresidenan pada Kamis pagi, kata Menteri Luar Negeri Niger Hassoumi Massoudou, dalam sebuah wawancara dengan penyiar Prancis France 24. Sementara keberadaan menteri lainnya masih tidak jelas.

Presiden Niger Mohamed Bazoum

Photo :
  • Ist
img_title Sepak Terjang Arif Budiman, Alumni Akpol 1999 Kini 'Pecah Bintang' Jadi Jenderal

Presiden Mohamed Bazoum - yang terpilih pada tahun 2021 dalam pemilihan yang demokratis pertama Niger sejak kemerdekaannya dari Prancis pada tahun 1960 - tampaknya mendapat dukungan dari beberapa partai politik. 

Bazoum adalah sekutu utama dalam upaya Barat memerangi jihadis yang terkait dengan al-Qaida dan kelompok Negara Islam di wilayah Sahel Afrika.

Menteri Luar Negeri Niger Hassoumi Massoudou meminta militer itu untuk membebaskan Presiden Bazoum dan menyelesaikan tuntutan mereka melalui dialog.

Komunitas Ekonomi Negara-Negara Afrika Barat (ECOWAS), Amerika Serikat, Prancis, dan Perserikatan Bangsa-Bangsa juga mengutuk keras kudeta tersebut, menyebut kudeta militer itu "tidak konstitusional".

Beberapa jam setelah tentara merebut kekuasaan di negara Afrika Barat Niger, Presiden yang digulingkan, Mohamed Bazoum menyerukan nada menantang pada Kamis pagi, bersumpah untuk melindungi pencapaian demokrasi yang "dimenangkan dengan susah payah", bahkan ketika dia tengah disandera di istana kepresidenan.

Dalang Kudeta

Tuduhan aktor kudeta militer Niger mengarah pada sosok Jenderal Omar Tchiani. Dia adalah sosok yang kontroversial di Angkatan Bersenjata Niger. Ia ditunjuk sebagai kepala Pengawal Presiden pada 2015 di bawah mantan Presiden Mahamadou Issoufou. 
Tchiani dipercaya sebagai seorang loyalis. 

Jenderal Tchiani dikukuhkan kembali perannya sebagai kepala Pengawal Presiden oleh Bazoum, meski belakangan ini beredar desas-desus tentang niat kepala negara untuk mencopotnya, sebuah keputusan yang akan menimbulkan ketidakpuasan di antara jajaran pengawal presiden. 

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut