Baru Telkom Group yang Jalankan Layanan FMC Seutuhnya

Ilustrasi Fixed Mobile Convergence (FMC)
Sumber :
  • Unsplash

VoxPop – Operator telekomunikasi di Indonesia berlomba-lomba mengklaim sebagai operator penyelenggara Fixed Mobile Convergence (FMC). Dari beberapa operator tersebut, nampaknya Telkom merupakan operator pertama yang melakukan integrasi layanan jaringan pita lebar tetap (fix broadband) ke unit usaha selular, yakni Telkomsel. Dengan demikian bisa dibilang Telkomsel saat ini tengah menerapkan ‘True FMC’ karena penerapan produk dan layanan, yang mencakup selular, TV berbayar, internet rumahan, hingga telepon rumahan dilakukan dalam satu atap/ manajemen.

img_title Telkom Perluas Pemanfaatan Pendidikan Digital, Lebih dari 718 Ribu Siswa Manfaatkan PIJAR

Langkah integrasi tersebut juga diikuti oleh XL. Menurut Dian Siswarini, Presiden Direktur & CEO XL Axiata, XL juga akan melakukan proses integrasi layanan jaringan internet tetap dan bergerak selularnya menjadi satu atap. Tujuannya untuk memperkuat fondasi sebagai perusahaan penyedia layanan konvergensi di Indonesia.

Untuk mewujudkan hal tersebut, Dian mengatakan akan mengimplementasikan pembentukan entitas Serve Co dan Fiber Co, sehingga nantinya XL Axiata menjadi perusahaan Serve Co yang akan menangani semua layanan FMC dan fixed broadband. Sedangkan LinkNet akan diposisikan sebagai perusahaan yang fokus untuk menyediakan jaringan backbone.

img_title Ekspansi hingga 600 Klub, Anytime Fitness Asia Resmikan AF Sakura Garden City Cipayung

Dr. Ir. Ian Yosef Matheus Edward, Pengamat Telekomunikasi dari ITB, mengatakan bahwa saat ini seluruh operator telekomunikasi yang ada di Indonesia tengah berjuang untuk memberikan layanan FMC bagi pelanggannya. Diakui Ian, proses integrasi Telkom dan Telkomsel menjadi perusahaan FMC jauh lebih cepat dibandingkan kompetitornya.

Masih berprosesnya XL dalam melakukan integrasi menjadi FMC karena kendala teknis dan non teknis. Kendala teknis yang dihadapi XL dalam menjalankan FMC seperti masih banyaknya jaringan First Media yang masih menggunakan Teknologi Hybrid Fiber Coaxial (HFC) atau gabungan kabel fiber dan koaksial, sehingga saat ini XL belum bisa mengintegrasikan jaringannya menjadi ‘True FMC’.

img_title Telkom Catat Pertumbuhan Pendapatan dan Laba pada Semester I 2026, Perkuat Peran di Danantara Indonesia

"Namun kendala yang paling berat menurut saya, yang dihadapi XL adalah masalah manajemen. Melakukan integrasi dari 2 perusahaan yang berbeda antara XL dan LinkNet tentu memiliki tantangan tersendiri. Jika kendala teknis mudah dan cepat dilakukan, namun kendala manajemen membutuhkan waktu yang cukup lama," ucap Ian.

Cepatnya Telkom Group melakukan integrasi Indihome ke Telkomsel sebagai implementasi inisiatif FMC dinilai Ian karena selama ini yang menyediakan jaringan internet terlengkap adalah Telkom Group. Sedangkan manajemen Telkomsel berada di bawah Telkom, sehingga semua perintah mengenai integrasi jaringan dapat dilakukan dengan relatif mudah dan cepat.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut