Politisi Golkar Misbakhun Gandeng OJK dan BPK Beri Edukasi Warga Probolinggo
- Istimewa
“Maka, berikutnya ialah bagaimana dana Bantuan Operasional Sekolah tersebut teralokasikan dengan tepat, terbelanjakan dengan benar, dan dipertanggungjawabkan sebagai bagian dari pelaporan keuangan negara,” ujar Misbakhun.
Lebih lanjut, alumnus Sekolah Tinggi Akuntansi Negara (STAN) itu menjelaskan, pendidikan adalah pemutus mata rantai kemiskinan. Merujuk teori kemiskinan, Misbakhun menjelaskan biasanya keluarga miskin melahirkan orang miskin baru.
Orang miskin juga tidak mampu menyekolahkan anaknya karena penghasilan yang tidak cukup untuk pendidikan. Imbasnya, lanjut Misbakhun, generasi baru itu hanya mendapatkan pekerjaan rendah yang melahirkan kemiskinan baru.
Misbakhun pun dalam paparannya menukil salah satu lirik Himne Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) tentang pendidik bagai secercah cahaya.
“Bapak dan ibu sekalian, pendidikan adalah pemutus mata rantai kemiskinan,” jelas Sekjen Sentral Organisasi Karyawan Swadiri Indonesia (SOKSI) tersebut.
Acara yang juga menghadirkan Kepala BPK Perwakilan Provinsi Jawa Timur, Karyadi, sebagai salah satu narasumber.
