Duduk Perkara Isu Kampanye LGBT Nyelip di Acara Orientasi Mahasiswa Baru ITB
- Instagram @institutteknologibandung
"Tetapi saat itu malamnya segera melakukan evaluasi dan sepakat untuk mengurangi beberapa acara. Jadi murni ini kesalahan teknis dan saat itu juga sudah kami lakukan evaluasi," katanya.
Terpisah, Ketua Panitia OSKM ITB Steven Siahaan mengatakan beredarnya form angket yang kontroversial itu berawal dari permintaan dari Satgas ITB untuk meminta waktu untuk menggelar takshow terkait pencegahan dan penanganan kekerasan seksual di tengah kegiatan OSKM.
"Disitu kami memberikan waktu. Namun untuk memberikan form seperti yang disebutkan dari kami tidak mengetahui adanya penyebaran form tersebut, dan tidak ada koordinasi dari Satgas PPKS yang juga memang berada di nanungan direktorat kemahasiswaan kampus, nah form disebarkan tanpa persetujuan," kata Steven dalam perbincangan di tvOne, Rabu, 23 Agustus 2023.
Steven menegaskan dari pihak panitia OSKM ITB sama sekali tidak mengetahui munculnya form angket yang diduga bagian dari kampanye LGBT. "Kami panitia OSMP tidak tahu sama sekali. Penyebaran form tersebut disebarkan dari pihak ketiga di luar kampus," ujarnya
Steven mengaku tidak berwenang menyampaikan siapa pihak ketiga di luar kampus yang diduga menyebarkan form angket tersebut. Ia hanya menyampaikan pihak ketiga yang dimaksud terkait dengan sponsorship. "Bukan kewenangan saya menyebutkan hal ini, bisa langsung ditanyakan ke ITB," tegasnya
ITB Minta Maaf
Institut Teknologi Bandung (ITB) meminta maaf atas kehebohan munculnya isu dugaan kampanye LGBT dalam formulir online kegiatan Penyambutan Mahasiswa Baru (PMB) Tahun Ajaran 2023/2024 yang viral di media sosial.
Sekretaris ITB Widjaja Martokusumo
- ITB
Sekretaris ITB Widjaja Martokusumo mengakui dalam rangkaian acara penyambutan mahasiswa baru, masih terdapat sejumlah hal yang perlu terus diperbaiki dan ditingkatkan kualitasnya agar program penyiapan mahasiswa baru dalam bidang akademik dan kemahasiswaan menjadi lebih baik.
"ITB menyesali atas munculnya beberapa isu yang menjadi sorotan. Untuk itu ITB menyampaikan permohonan maaf atas segala kerisauan yang terjadi," kata Widjaja dalam keterangan persnya dikutip Rabu, 23 Agustus 2023.
"Dalam hal ini, ITB memandang hal-hal tersebut sebagai bentuk perhatian dan masukan dari masyarakat. Oleh karena itu, ITB berterima kasih dan senantiasa terbuka atas masukan/kritik/saran dari seluruh pihak untuk perbaikan," sambungnya
