Ahli Forensik: Sampel Muntahan, Urine, Darah dan Hati Mirna Negatif Sianida Kecuali Lambung

Dokter Djaja
Sumber :
  • YouTube dr. Richard Lee, MARS

"Dia waktu itu masih hidup habis dari Olivier masih hidup. Dibawa ke rumah sakit Abdi Waluyo ke IGD, masih hidup. Dia muntah-muntah diambil sampel lambungnya sama dokternya. Dia meninggal, dikasih surat kematian," katanya.

img_title Ibu Dokter Magang yang Tewas Jatuh Dari Lantai 18 Apartemen Kalibata City Alami Syok

Lebih lanjut, jenazah Mirna kemudian dibawa ke RS Dharmais. Saat itu, dr. Djaja merupakan satu-satunya dokter yang melakukan pengawetan di rumah sakit tersebut.

Diungkap Djaja sebagai seorang dokter, dia sempat menanyakan terkait riwayat pasien yang meninggal saat itu. Saat itu ada yang mengutarakan padanya Mirna meninggal akibat sianida. Mendengar hal itu, dia meminta agar jenazah tersebut diautopsi.

img_title Detik-detik Dokter Internship Siti Zahra Maghfira Ditemukan Tewas Jatuh dari Lantai 18 Apartemen Kalibata City

Saat itu, dr. Djaja kemudian bertemu dengan ayah Mirna, Edi Darmawan.Edi sendiri tak mau jika anaknya diautopsi. 

Dijelaskan oleh Djaja jika jenazah Mirna kala itu tidak diautopsi maka dia tidak bisa melakukan proses formalin atau mengawetkan mayat Mirna. "Karena aturannya tidak boleh. Itu urusan polisi dulu, kalau sudah diformalin kemudian diautopsi pasti nangis perih kan. Itu bisa merubah isi kalau di lambung ada sedikit kemasukan formalin jadi berubah," jelasnya.

img_title Kemenkes: dr Zulfikar Meninggal karena Sakit, Bukan Bullying atau Kelebihan Beban Kerja

Penjelasan dr. Djaja mengundang pertanyaan serius tentang apakah sianida adalah penyebab kematian Mirna Salihin. Temuan ini menambah berbagai pertanyaan yang sudah ada terkait kasus ini.

Film dokumenter ini membuka diskusi baru tentang 'Kopi Sianida' dan mengundang berbagai pendapat dari masyarakat.

Jessica sempat ajukan PK, tetapi ditolak Sebagai informasi, pada 27 Oktober 2016, Jessica divonis 20 tahun penjara atas kasus pembunuhan berencana dengan memasukkan racun sianida ke dalam es kopi korban.

Ahli forensik, dr Djaja Surya Atmadja

Photo :
  • Tangkapan layar

Wayan Mirna meninggal dunia setelah menyeruput es kopi Vietnam di Kafe Olivier, Grand Indonesia, Jakarta Pusat. Kejadian tersebut berlangsung pada 6 Januari 2016, saat Mirna tengah reuni bersama Jessica dan Hani Boon Juwita.

Sempat dibawa ke sebuah klinik di Grand Indonesia, Mirna mengembuskan napas terakhirnya dalam perjalanan menuju Rumah Sakit Abdi Waluyo. Hasil penyelidikan polisi mengungkapkan, terdapat zat sianida dalam kopi Mirna.

Racun mematikan ini juga ditemukan di lambung korban. Usai penyelidikan lebih dalam terhadap para saksi dan bukti, serta melakukan gelar perkara, polisi akhirnya menetapkan Jessica sebagai tersangka pada akhir Januari 2016. Setelah 32 kali persidangan, hakim menyatakan Jessica membunuh Mirna dengan motif sakit hati karena dinasihati soal asmara.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut