Ahli: Tren Dunia Digital Terus Berkembang, Perlu Diimbangi Keahlian

Kegiatan nobar 'Makin Cakap Digital' secara luring
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta - Semakin berkembangnya dunia digital diiringi pula dengan peluang usaha dan pekerjaan yang terbuka lebar. Untuk mengikuti tren tersebut, masyarakat dinilai perlu mengimbanginya dengan meningkatkan keahlian.

img_title Indonesia Dorong Negara ASEAN Perkuat Hak Kelola Hutan untuk Masyarakat

CEO Guru Youtuber (Global Influencer School) Dirgantara Wicaksono mengatakan, dalam mencapai kecakapan digital kita harus paham akan perangkat lunak, serta memanfaatkannya ke dalam hal yang positif.

Misalnya, membuat konten kreatif dan bermanfaat. Dengan banyaknya peluang pekerjaan dan usaha di dunia digital saat ini merupakan kesempatan baik bagi semua orang.

img_title Bantah Pelibatan Babinsa dan Bhabinkamtibmas Tagih Pajak, Purbaya: Mereka Juga Enggak Ngerti!

"Namun tentunya harus diimbangi dengan skill. Oleh karna itu pentingnya untuk selalu belajar hal-hal baru dan meningkatkan kemampuan dalam menghadapi perubahan zaman yang ada," ujar Dirgantara dalam kegiatan "Nobar Makin Cakap Digital" secara luring di GOR Tripat Mini Gerung Lombok Barat, NTB yang digelar Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) RI.

Ilustrasi digital.

Photo :
  • Robert Walters China
img_title Masyarakat Bisa Mulai Daftar Jadi Peserta Upacara HUT ke-81 RI di Istana Hari Ini, Cek Syaratnya!

Creative Director SofiaDewi.Co Sophie Tobelly mengatakan, internet merupakan anugerah, tetapi bisa menjadi bencana manakala teknologi hanya bisa mengendalikan kita manusia, tanpa jiwa-jiwa yang beretika. Pesatnya perkembangan digital memungkinkan informasi tersebar luas dalam hitungan detik.

"Sehingga dapat dimanfaatkan dengan mudahnya mendapatkan informasi terkait peluang pekerjaan maupun berbisnis digital dengan menggunakan teknologi seperti website dan media sosial, yang dapat menjangkau tanpa batasan ruang dan waktu, promosi yang tertarget, dan murah. Pada intinya banyak sekali peluang sekaligus tantangan didunia digital dengan berbekel etika dan etiket setiap orang akan meraih sukses dan dapat menginspirasi yang lainnya," ucap Sophie. 

Sophie menuturkan, pada dasarnya pemasaran menggunakan media dengan pemasaran konvensial iklan hampir sama. Yang membedakan hanya media yang digunakan saja, keunggulan yang didapatkan jangkauan marketing lebih luas dan dapat diatur sesuai dengan target.

Sementara itu, Analis Tata Kelola Keamanan Siber/Diskominfotik Provinsi NTB, Ronald Ommy Yulyantho mengatakan, ancaman sosmed perlu diwaspadai dan dikenali kejahatan digital yang tidak dapat diprediksi kapan datangnya.

"Jangan asal klik link yang dishare siapapun, melakukan edukasi kepada pegawai dan pimpinan instansi serta rekan untuk selalu meningkatkan kepedulian terhadap keamanan digital," ucap Ronald.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut