Bencana Erupsi Gunung Marapi, 24 Pendaki Meninggal Dunia
- VoxPop.co.id/ Andri Mardiansyah (Padang)
Sumatera Barat – Sabtu 7 Januari 2023 sekira pukul 06.11 WIB, Gunung Marapi yang terletak di wilayah administratif Kabupaten Agam dan Tanah Datar, Sumatera Barat mengalami erupsi. Seismogram Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Pos Pengamat Gunung Api Marapi mencatat, ketinggian kolom abu vulkanik mencapai 300 meter dengan amplitudo maksimum 13.4 mm dan durasi sekitar 45 detik.
Imbas dari peristiwa ini, sebanyak 40 pendaki yang sedang berada di area cadas dan puncak Marapi, dievakuasi. Tidak ada korban jiwa. Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Sumatera Barat sebagai pengelola terpaksa harus menutup semua akses pintu masuk pendakian Marapi hingga batas waktu yang tidak ditentukan.
Gunung Marapi di Kabupaten Agam, Sumatra Barat, dilaporkan erupsi pada Rabu pagi, 2 Mei 2018.
- VoxPop/Andri Mardiansyah
PVMBG saat itu, merekomendasikan untuk tidak melakukan aktivitas atau mendekati area radius 3 kilometer dari puncak mengingat, kawah sebagai pusat letusan dan sumber keluarnya gas-gas vulkanik yang dapat membahayakan bagi kehidupan.
Diketahui usai ditetapkan sebagai Taman Wisata Alam (TWA), tepat pada 24 Juli 2023 reaktivasi jalur pendakian sekaligus peluncuran sistem pendakian booking online TWA Marapi diresmikan Wakil Gubernur Sumatera Barat, Audy Joinaldy di Convention Hall, Padang.
Sistem booking online inovasi hasil kolaborasi antara Pemerintah Provinsi Sumatera Barat dengan Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Sumbar selaku pengelola TWA Marapi itu, diharapkan mampu merapikan data pendaki yang muncak melalui dari tiga pintu masuk yakni, Batu Palano, Koto Baru dan Aia Angek.
Tim SAR mengevakuasi korban erupsi Gunung Marapi di Sumbar.
- VoxPop.co.id/ Andri Mardiansyah (Padang)
Di penghujung tahun ini, 3 Desember 2023 pukul 14.54 WIB Marapi kembali erupsi. Seismogram PVMBG Pos Pengamat Gunung Api Marapi merekam kejadian ini memiliki amplitudo maksimum 30 mm dan durasi kurang lebih 4 menit 41 detik. Peristiwa vulkanologi Marapi di penghujung tahun ini membuktikan jika ancaman erupsi Marapi patut diwaspadai.
Sejak tahun 2011, Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Pos Pengamat Gunung Api Marapi sudah mengeluarkan rekomendasi. Status Marapi berada pada level II (Waspada) dengan instruksi masyarakat di sekitar Gunung api Marapi dan pengunjung atau wisatawan, tidak diperbolehkan mendekati radius 3 kilometer dari kawah atau puncak.
